Berita Terbaru
BAZNAS Jateng Serahkan Bantuan Mesin Jahit pada Expo The Park Bersama Dekranasda
Semarang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan mesin jahit kepada para penerima manfaat dalam rangkaian kegiatan Expo The Park bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) pada 5 Maret 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kapasitas usaha masyarakat.
Penyerahan mesin jahit diharapkan dapat menjadi sarana pendukung bagi para pelaku usaha, khususnya di bidang konveksi dan tata busana, agar mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil kerja, serta pendapatan keluarga. Melalui bantuan ini, BAZNAS ingin mendorong para penerima manfaat untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Expo The Park tersebut juga menjadi ajang kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan Dekranasda dalam mendukung pengembangan usaha mikro serta produk kerajinan lokal. Sinergi ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan meningkatkan daya saing produknya.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang. Dengan dukungan berbagai mitra, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan melalui usaha yang produktif dan berkelanjutan.
BERITA05/07/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Dukung Program Balik Rantau Gratis 2026 Bersama Pemprov Jawa Tengah
Boyolali – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah turut mendukung pelaksanaan Program Balik Rantau Gratis 2026 yang dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, pada 28 Maret 2026. Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama BAZNAS Jateng dalam memfasilitasi masyarakat yang kembali ke kota perantauan setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Program Balik Rantau Gratis hadir untuk memberikan kemudahan akses transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat yang akan kembali bekerja maupun melanjutkan aktivitas di berbagai daerah. Kehadiran program ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban biaya perjalanan sekaligus mendukung mobilitas masyarakat pasca-Lebaran.
Selain pemberangkatan di Asrama Haji Donohudan, layanan Balik Rantau Gratis juga dilaksanakan secara serentak melalui Terminal Mangkang, Kota Semarang, dan Terminal Bulupitu, Kabupaten Banyumas, sehingga mampu menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.
Partisipasi BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dalam program ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui program-program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sinergi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diharapkan dapat terus menghadirkan inovasi pelayanan yang memudahkan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian.
Melalui Program Balik Rantau Gratis 2026, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap seluruh peserta dapat kembali ke tempat perantauan dengan selamat, sehingga dapat melanjutkan aktivitas dan memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga maupun daerah tempat mereka berkarya.
BERITA28/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Fasilitasi Program Mudik Gratis dengan 11 Bus dari Bandung ke Jawa Tengah
Bandung – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menghadirkan Program Mudik Gratis 2026 dengan menyediakan 11 unit bus bagi para perantau yang akan pulang ke kampung halaman di Jawa Tengah. Pemberangkatan dilakukan pada 16 Maret 2026 dari Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Bandung, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
Program ini merupakan salah satu upaya BAZNAS Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan kemudahan akses transportasi yang aman, nyaman, dan bebas biaya bagi masyarakat. Melalui penyediaan armada bus, para pemudik dapat melakukan perjalanan menuju berbagai daerah di Jawa Tengah dengan lebih tenang dan tertib.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa Program Mudik Gratis menjadi bagian dari pelayanan sosial yang dihadirkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Selain membantu meringankan beban biaya perjalanan, program ini juga mempererat tali silaturahmi dengan memberikan kesempatan kepada para perantau untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Pelaksanaan mudik gratis ini turut melibatkan berbagai pihak sehingga proses pemberangkatan berjalan lancar dan tertib. Sinergi antarlembaga diharapkan dapat terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pada momen Ramadan dan Idulfitri.
Melalui Program Mudik Gratis 2026, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap seluruh pemudik dapat tiba di tujuan dengan selamat serta menikmati momen kebersamaan bersama keluarga. Semangat berbagi dan melayani diharapkan terus menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Dukung Program Mudik Gratis 2026, Berangkatkan Ribuan Perantau ke Jawa Tengah
Jakarta – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penyelenggaraan Program Mudik Gratis 2026 yang diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 16 Maret 2026. Program ini menjadi wujud kepedulian terhadap para perantau yang ingin merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Sebanyak 16.186 pemudik diberangkatkan menuju berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah menggunakan 325 armada bus yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Program ini diselenggarakan untuk membantu masyarakat memperoleh akses transportasi yang aman sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik Lebaran.
Partisipasi BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dalam program ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain mendukung aspek sosial, program mudik gratis juga menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat agar dapat berkumpul dengan keluarga tanpa terbebani biaya perjalanan.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi sinergi yang terjalin bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Diharapkan kolaborasi ini dapat terus berlanjut untuk memperluas layanan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.
Melalui Program Mudik Gratis 2026, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap perjalanan para pemudik berlangsung lancar, selamat hingga tujuan, serta membawa kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri bersama keluarga tercinta.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
UMKM Binaan BAZNAS Jateng Meriahkan Pasar Takjil Ramadan 2026 di Wisma Perdamaian
Semarang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah turut memeriahkan Pasar Takjil Ramadan 2026 yang digelar di Wisma Perdamaian, Semarang pada 9–11 Maret 2026. Melalui kegiatan ini, BAZNAS menghadirkan pelaku UMKM binaan untuk memasarkan produk unggulannya sekaligus membuka layanan cukur rambut gratis dan stand pelayanan zakat bagi masyarakat.
Keikutsertaan UMKM binaan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung pemberdayaan ekonomi mustahik. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperluas akses pemasaran produk sekaligus meningkatkan pendapatan para pelaku usaha mikro yang telah mendapatkan pembinaan dari BAZNAS.
Selain menghadirkan berbagai produk UMKM, BAZNAS Jateng juga menyediakan layanan cukur rambut gratis yang disambut antusias oleh pengunjung. Program ini menjadi salah satu bentuk pelayanan sosial kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan, sekaligus memperkenalkan berbagai program kemanfaatan yang dijalankan BAZNAS.
Pada kesempatan yang sama, stand pelayanan zakat hadir untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pengunjung dapat berkonsultasi mengenai perhitungan zakat sekaligus menyalurkan ZIS secara langsung melalui petugas BAZNAS.
Melalui partisipasi dalam Pasar Takjil Ramadan 2026, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal program-program pemberdayaan, mendukung produk UMKM binaan, serta menunaikan zakat melalui lembaga yang amanah dan profesional. Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian, berbagi keberkahan, dan menggerakkan ekonomi umat secara berkelanjutan.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan Santunan kepada 120 Anak Yatim PSSA Magelang Bersama Dinas Sosial
Semarang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menyalurkan santunan kepada 120 anak yatim di Panti Sosial Asuhan Anak (PSSA) Magelang. Kegiatan yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan.
Santunan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus memberikan semangat agar mereka terus tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita. Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi serta penguatan kepedulian sosial antara pemerintah, BAZNAS, dan berbagai pihak terhadap kesejahteraan anak.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan salah satu amanah yang terus diwujudkan melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). BAZNAS berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup dan masa depan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah mengapresiasi sinergi antara BAZNAS dan Dinas Sosial dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak anak-anak dan kelompok rentan yang memperoleh manfaat serta kesempatan untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan Bantuan bagi Pasien Kurang Mampu Bersama RSUD Dr. Moewardi
Surakarta – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama RSUD Dr. Moewardi menyalurkan bantuan kepada pasien kurang mampu pada 5 Maret 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di bidang kemanusiaan dan kesehatan.
Bantuan diberikan untuk membantu meringankan beban pasien dan keluarga yang tengah menjalani proses pengobatan. Melalui kolaborasi dengan RSUD Dr. Moewardi, penyaluran bantuan diharapkan dapat tepat sasaran sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus penyaluran dana ZIS. Selain mendukung pemberdayaan ekonomi dan pendidikan, BAZNAS juga berkomitmen membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik, khususnya bagi pasien dari keluarga prasejahtera.
Sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan RSUD Dr. Moewardi diharapkan dapat terus berlanjut dalam menghadirkan berbagai program sosial yang berdampak bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa dana zakat yang diamanahkan para muzaki dapat memberikan manfaat yang luas serta menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan Modal Usaha Rp310 Juta kepada 100 Mustahik Produktif di Magelang
Magelang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan modal usaha senilai Rp310 juta kepada a100 mustahik produktif yang berasal dari Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Temanggung pada 5 Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usha produktif.
Bantuan modal usaha diberikan kepada para pelaku usaha mikro yang telah memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat. Diharapkan, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat perekonomian keluarga sehingga para mustahik dapat bertransformasi menjadi pribadi yang mandiri.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa program bantuan modal usaha merupakan salah satu bentuk optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berorientasi pada pemberdayaan. Selain memperoleh bantuan permodalan, para penerima manfaat juga didorong untuk terus mengembangkan usahanya melalui pengelolaan yang baik dan berkelanjutan.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dalam menghadirkan manfaat zakat yang lebih produktif. Dengan sinergi bersama berbagai pihak, BAZNAS berharap semakin banyak pelaku usaha kecil yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, menciptakan peluang ekonomi, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Hadiri Istigasah Bersama GP Ansor di Gradhika Bhakti Praja
Semarang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menghadiri kegiatan Istigasah bersama GP Ansor yang diselenggarakan di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah pada 3 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah sekaligus memanjatkan doa bersama demi keselamatan, kedamaian, dan kemajuan Jawa Tengah.
Istigasah diikuti oleh jajaran pemerintah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta para kader GP Ansor dari berbagai daerah. Suasana khidmat mewarnai jalannya acara sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kehadiran BAZNAS Provinsi Jawa Tengah merupakan bagian dari komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun nilai-nilai kebersamaan. Selain berperan sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS juga aktif mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama membangun Jawa Tengah yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini diharapkan menjadi energi positif dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Kunjungan Komisi VIII DPR RI ke BAZNAS Jateng Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah
Semarang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kunjungan ini menjadi momentum untuk berdiskusi mengenai optimalisasi tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, mulai dari pemberdayaan ekonomi mustahik, bantuan pendidikan, layanan kesehatan, hingga program kemanusiaan dan kebencanaan. Berbagai inovasi dalam penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS juga turut disampaikan sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para muzaki dan mustahik.
Kunjungan kerja ini menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Komisi VIII DPR RI dalam mendukung pengembangan ekosistem perzakatan nasional. Sinergi yang baik diharapkan mampu mendorong peningkatan literasi zakat, memperluas penghimpunan dana ZIS, serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyambut baik dukungan dari Komisi VIII DPR RI dan berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola zakat yang profesional, amanah, dan berorientasi pada pemberdayaan. Melalui kolaborasi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan, BAZNAS optimistis zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan Modal Usaha Rp5,25 Miliar dan Bantuan 750 RTLH Bersama Gubernur Jawa Tengah
Salatiga – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan modal usaha senilai Rp5.250.000.000 serta bantuan untuk 750 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam sebuah kegiatan yang digelar di Salatiga pada 24 Februari 2026. Penyerahan bantuan dilakukan bersama Gubernur Jawa Tengah sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan dan bantuan sosial.
Bantuan modal usaha diberikan kepada para mustahik produktif untuk memperkuat keberlangsungan usaha serta meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Sementara itu, bantuan RTLH ditujukan untuk mendukung perbaikan hunian masyarakat agar lebih layak, sehat, dan aman untuk ditempati.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah mengapresiasi sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi salah satu kunci dalam mempercepat upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Melalui program bantuan modal usaha dan RTLH ini, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap para penerima manfaat dapat semakin mandiri secara ekonomi serta memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Perkuat Kolaborasi Pascabencana Bersama Gubernur di Banjarnegara
Banjarnegara – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat kolaborasi penanganan pascabencana di Kabupaten Banjarnegara pada Februari 2026. Kegiatan yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah ini menjadi wujud sinergi dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat serta memastikan bantuan dapat diterima oleh warga yang terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah turut berpartisipasi dalam upaya pemulihan pascabencana melalui penyaluran bantuan kemanusiaan dan dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Kehadiran berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, relawan, hingga unsur kebencanaan, menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam membantu warga bangkit dari dampak bencana.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa kolaborasi merupakan kunci utama dalam penanganan bencana. Melalui penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya pada saat kondisi darurat maupun tahap pemulihan.
Gubernur Jawa Tengah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, BAZNAS, dan berbagai mitra kemanusiaan, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah akan terus mendukung berbagai program kemanusiaan dan kebencanaan sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta memperkuat kepedulian sosial di Jawa Tengah.
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Bersama Gubernur Salurkan 100 Paket Sembako bagi Warga Terdampak Longsor di Kabupaten Semarang
Kabupaten Semarang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan 100 paket sembako kepada warga terdampak tanah longsor di Kabupaten Semarang pada 23 Februari 2026. Penyaluran bantuan dilakukan bersama Gubernur Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.
Bantuan tersebut diserahkan kepada keluarga yang terdampak langsung oleh bencana longsor yang dipicu curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Selain menyerahkan bantuan logistik, rombongan juga meninjau kondisi di lokasi terdampak serta berdialog dengan warga mengenai kebutuhan yang masih diperlukan dalam proses pemulihan.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS di lokasi bencana merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang disalurkan melalui program kemanusiaan. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah tidak hanya menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, tetapi juga menjadi kekuatan untuk menghadirkan pertolongan cepat bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
"Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat agar para penyintas dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. Sinergi antara pemerintah, BAZNAS, relawan, serta berbagai unsur masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat penanganan sekaligus proses pemulihan wilayah terdampak. Semangat kolaborasi tersebut juga terlihat dari keterlibatan berbagai pihak yang bersama-sama membantu evakuasi, pembersihan material longsor, hingga distribusi bantuan kepada warga.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap aksi kemanusiaan, baik pada tahap tanggap darurat maupun pemulihan pascabencana. Melalui sinergi yang terus dibangun bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan berbagai mitra, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah yang telah diamanahkan oleh para muzaki. Komitmen kolaborasi tersebut juga sejalan dengan berbagai program sosial yang selama ini dijalankan bersama Pemprov Jawa Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp472 Juta untuk 150 Mustahik di Banjarnegara
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp472 Juta untuk 150 Mustahik di Banjarnegara
Banjarnegara — BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat dengan menyalurkan bantuan modal usaha senilai Rp472 juta kepada 150 mustahik di Banjarnegara, Kamis (12/2/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada 95 mustahik di Banjarnegara dan 55 mustahik dari Wonosobo. Program ini bertujuan untuk memperkuat usaha mikro sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program mustahik produktif yang difokuskan pada pemberdayaan ekonomi agar para penerima manfaat memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan. Para mustahik berasal dari berbagai sektor usaha kecil, seperti warung kelontong, kuliner rumahan, pertanian skala kecil, hingga jasa.
Selain bantuan modal, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah juga memberikan pendampingan usaha secara intensif serta melakukan evaluasi berkala guna memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Penguatan ekonomi umat melalui program produktif akan terus menjadi prioritas. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan penghimpunan serta pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan 530 Paket Sembako bagi Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Pati
Pati – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan 530 paket sembako bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Pati. Bantuan diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati sebagai bentuk sinergi dalam mendukung penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Jawa Tengah untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Paket sembako diharapkan dapat membantu meringankan beban para penyintas selama proses tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Melalui kolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pati, distribusi bantuan dilakukan agar dapat menjangkau masyarakat yang terdampak secara tepat sasaran. Sinergi antar lembaga menjadi salah satu kunci dalam mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah akan terus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana di berbagai wilayah Jawa Tengah. Diharapkan bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi penyemangat bagi para penyintas untuk segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Modal Usaha Produktif kepada 85 Mustahik di Pemalang
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Modal Usaha Produktif kepada 85 Mustahik di Pemalang
Pemalang — BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui kegiatan Pembekalan dan Pentasharufan Modal Usaha Mustahik Produktif Tahap II Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Regina Pemalang, Selasa (3/2/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pekalongan, Nurkholes, S.H., M.Si., Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Pemalang.
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan modal usaha kepada 85 mustahik asal Kabupaten Pemalang. Masing-masing mustahik menerima bantuan modal usaha sebesar Rp3.000.000, dengan total nilai pentasharufan mencapai Rp255.000.000.
Selain bantuan modal, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah juga memberikan dukungan operasional berupa transportasi bagi mustahik sebesar Rp100.000 per orang, serta transportasi pendamping sebesar Rp250.000 per orang. Pendampingan dilakukan oleh 17 pendamping mustahik yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Pemalang, sebagai upaya memastikan keberlanjutan dan optimalisasi usaha para penerima manfaat.
Para mustahik yang menerima bantuan tergabung dalam berbagai kluster usaha produktif, meliputi:
Toko kelontong
Kuliner/Boga
Bengkel/Mekanik
Peternakan/Pertanian
Penjahit/Konveksi
Laundry
Melalui pembekalan yang diberikan, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang baik, disiplin keuangan, serta komitmen untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan agar mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.
Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, BAZNAS Kabupaten Pemalang, dan pemerintah daerah, dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi umat yang terencana dan tepat sasaran.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat yang berkeadilan dan berkelanjutan.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Baznas Jateng Salurkan Bantuan Jambanisasi Rp1,912 Miliar untuk RTLH
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan bertajuk Sosialisasi ZIS, Pembekalan, dan Pentasharufan pada 30 Desember 2025 di Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah dan tepat sasaran. Melalui program ini, BAZNAS Jateng menyalurkan dana sebesar Rp1,912 miliar yang difokuskan pada program jambanisasi dan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai upaya peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah KH. Ahmad Darodji, jajaran pimpinan dan amil BAZNAS Jawa Tengah, serta perwakilan penerima manfaat. Turut hadir Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wahid yang memberikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Jawa Tengah. Dalam sambutannya, KH. Ahmad Darodji menegaskan pentingnya pemanfaatan dana ZIS untuk kebutuhan dasar masyarakat. “Rumah yang layak dan sanitasi yang sehat akan membuat keluarga bisa beristirahat dengan nyaman, bangun lebih segar, dan siap bekerja dan belajar,” ujarnya.
Abdul Wahid menyampaikan bahwa BAZNAS Jawa Tengah layak menjadi contoh nasional dalam pengelolaan zakat.BAZNAS Jateng sebagai salah satu role model pengelolaan zakat di Indonesia mampu menghadirkan manfaat nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Menurutnya, program-program yang menyentuh kebutuhan dasar seperti sanitasi dan hunian layak merupakan wujud nyata keberpihakan zakat kepada kelompok rentan dan masyarakat kurang mampu.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jawa Tengah menyalurkan bantuan berupa 200 unit jamban sehat senilai Rp1,274 miliar, renovasi 21 unit rumah tidak layak huni senilai Rp400 juta, serta bantuan bagi 36 rumah terdampak bencana di Kabupaten Banjarnegara termasuk dukungan transportasi penerima manfaat. Program jambanisasi dan renovasi RTLH ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, layak, dan bermartabat, sekaligus menegaskan peran strategis dana ZIS sebagai instrumen pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.
kontributor by Iffat Attaylah Salam
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Matangkan Penyaluran Donasi Untuk Korban Bencana Sumatera
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah sedang mematangkan persiapan penyerahan bantuan donasi bagi korban bencana di wilayah Sumatera. Total bantuan yang akan disalurkan mencapai Rp2.184.471.895 yang dihimpun dari partisipasi BAZNAS tingkat provinsi serta kabupaten/kota di Jawa Tengah. Persiapan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi guna memastikan proses penyaluran berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama lima BAZNAS kabupaten/kota, yakni BAZNAS Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Surakarta, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Sukoharjo. Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda penting, antara lain mekanisme penyaluran bantuan, pembagian peran masing-masing BAZNAS, penentuan wilayah sasaran, serta penyesuaian bentuk bantuan dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Sumatera.
Melalui perencanaan yang matang dan koordinasi lintas daerah, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap penyerahan titipan donasi dapat berlangsung secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak hanya meringankan beban para korban bencana, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak di wilayah Sumatera.
kontributor by Akbar Maulana Yusuf
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Berfokus Ke Pemulihan Tempat Ibadah Dan Pendidikan Baznas Jawa Tengah Menyalurkan Donasi Sebesar 500 Juta Ke Sumatera Barat
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan amanah donasi sebesar Rp500 juta kepada Baznas Provinsi Sumatera Barat untuk mendukung pemulihan sarana pendidikan dan Pondok Harakatul Qur'an yang terdampak bencana.
Penyaluran ini merupakan wujud solidaritas kemanusiaan dari masyarakat Jawa Tengah terhadap korban bencana di Sumatera Barat, dengan fokus membangkitkan kembali kehidupan melalui perbaikan fasilitas pendidikan. Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Darodji, menekankan bahwa donasi ini diharapkan mempercepat pemulihan dan kemandirian masyarakat setempat.
Dana tersebut dialokasikan khusus untuk rehabilitasi sarana pendidikan dan pondok pesantren, termasuk Pondok Harakatul Qur'an, guna memastikan proses belajar mengajar berlanjut dan mendukung kehidupan normal warga. Harapannya, bantuan ini membangkitkan semangat dan ekonomi umat pascabencana.
kontributor by Akbar Maulana Yusuf
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Baznas Jateng Gelar Pelatihan Tata Boga untuk Ibu-Ibu DWP Kemenag Jateng
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menggelar pelatihan keterampilan tata boga bagi ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Jawa Tengah pada 29-30 Desember 2025 di Aula SMK Negeri Jawa Tengah, Jalan Brotojoyo, Semarang.
Sebanyak 125 peserta mengikuti kegiatan selama dua hari, mempelajari pembuatan kuliner layak jual seperti pizza, abon, almond krispi, bakpao, bolen, keripik, brownies, dan es cendol. Peserta dibekali pengetahuan dari pemilihan bahan, produksi, hingga strategi pemasaran.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengelola usaha kuliner rumahan yang produktif melalui pembekalan keterampilan memasak, pengemasan produk, hingga pengelolaan usaha sederhana.
Pada pembukaan, Ketua Baznas Jateng KH Ahmad Darodji didampingi Kakanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab dan Ketua DWP Kanwil Kemenag Jateng Ade Komaria menyerahkan tanda peserta serta topi koki kepada para ibu-ibu peserta. Kegiatan ini selaras dengan program prioritas Kementerian Agama dalam pemberdayaan masyarakat.
Dengan peran strategis perempuan dalam ketahanan ekonomi keluarga, pelatihan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya usaha-usaha mandiri yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.
kontributor by Akbar Maulana Yusuf
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Tengah.
Lihat Daftar Rekening →