WhatsApp Icon
Perkuat Akses Pendidikan, BAZNAS Jateng Salurkan Beasiswa untuk 170 Mahasiswa di Jawa Tengah

SEMARANG – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyalurkan program beasiswa pendidikan kepada 170 mahasiswa dari berbagai universitas seperti Undip, USM, UIN Wali Songo, UIN Sunan Kudus, UNWAHAS, IIM Surakarta, dan STIKESMUS pada Senin (4/5/2026). Program ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam memperluas akses pendidikan perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Bantuan beasiswa ini disalurkan kepada para mahasiswa yang tersebar di tujuh perguruan tinggi di Jawa Tengah. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban biaya kuliah sekaligus mendorong keberlanjutan studi para penerima manfaat hingga tuntas.

 

Melalui program ini, BAZNAS Jateng terus berupaya mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mencetak generasi muda yang berdaya, berprestasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

11/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Serahkan Bantuan Mesin Jahit pada Expo The Park Bersama Dekranasda

Semarang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan mesin jahit kepada para penerima manfaat dalam rangkaian kegiatan Expo The Park bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) pada 5 Maret 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kapasitas usaha masyarakat.

Penyerahan mesin jahit diharapkan dapat menjadi sarana pendukung bagi para pelaku usaha, khususnya di bidang konveksi dan tata busana, agar mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil kerja, serta pendapatan keluarga. Melalui bantuan ini, BAZNAS ingin mendorong para penerima manfaat untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Expo The Park tersebut juga menjadi ajang kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan Dekranasda dalam mendukung pengembangan usaha mikro serta produk kerajinan lokal. Sinergi ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan meningkatkan daya saing produknya.

BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang. Dengan dukungan berbagai mitra, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan melalui usaha yang produktif dan berkelanjutan.

05/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov. Jateng
Gelar Rapat Koordinasi Strategis, BAZNAS Jateng Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan

SEMARANG – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi strategis pada Senin (29/6/2026) guna memperkuat kolaborasi lintas sektoral. Langkah ini menjadi wujud ikhtiar bersama serta sinergi nyata dalam mendorong percepatan pengentasan kemiskinan di wilayah Jawa Tengah.

 

Melalui konsolidasi dan penyamaan persepsi antar-instansi ini, penyaluran serta pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) diharapkan dapat dirancang lebih terintegrasi. Pendekatan terpadu ini penting agar program-program intervensi sosial yang dijalankan berjalan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.

 

BAZNAS Jateng berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi menghadirkan dampak kebaikan yang lebih luas. Melalui upaya terstruktur ini, penanganan kemiskinan diharapkan dapat memberikan perubahan ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.

30/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov. Jateng
Bantu Masyarakat Terdampak, BAZNAS Jateng Gelar Khitan Massal Gratis

SEMARANG – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar program Khitan Massal Gratis. Kegiatan ini dihadirkan sebagai wujud nyata dalam memberikan layanan kesehatan yang layak sekaligus memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

 

Melalui program ini, para peserta mendapatkan pelayanan medis profesional secara gratis beserta bantuan perlengkapan khitan dan santunan. Langkah ini merupakan bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam sektor kesehatan untuk meringankan beban ekonomi para orang tua.

 

BAZNAS Jateng turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Dengan dukungan berkelanjutan dari masyarakat, pengelolaan zakat diharapkan terus menghadirkan manfaat yang makin luas dan dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan.

30/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov. Jateng
Optimalkan Potensi Lokal, BAZNAS Jateng Gelar Pelatihan Pengolahan Singkong di Wonosobo

WONOSOBO – Singkong menjadi salah satu komoditas pertanian unggulan yang melimpah di Desa Pagerejo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Guna mengoptimalkan potensi tersebut, pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar singkong digelar untuk membekali masyarakat setempat dengan keterampilan wirausaha berbasis potensi lokal.

 

Melalui kegiatan ini, warga diajak untuk mengolah bahan mentah singkong menjadi beragam produk olahan pangan yang memiliki nilai jual dan daya saing lebih tinggi di pasaran. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi para penerima manfaat serta menggerakkan roda perekonomian desa.

 

Pelatihan ini terlaksana berkat kolaborasi dan sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, BPR BKK Wonosobo, serta Argotelo Singkong Keju yang hadir langsung sebagai narasumber teknis. Sinergi ini menegaskan komitmen BAZNAS Jateng dalam menghadirkan program pemberdayaan ekonomi produktif yang berkelanjutan bagi masyarakat

29/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov. Jateng

Berita Terbaru

Open Recruitment - Calon Pegawai BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026
Open Recruitment - Calon Pegawai BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah sebagai lembaga Pemerintah non Struktural yang bergerak dalam bidang pengelolaan zakat, infak dan sedekah. Kami membuka kesempatan bagi 2 (dua) putra/putri terbaik untuk bergabung sebagai Calon Pegawai BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Pendaftaran ini bertujuan untuk menjaring sumber daya manusia yang amanah, profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial, guna mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan akuntabel.Melalui tautan pendaftaran ini, para pelamar diharapkan dapat mengisi data diri dengan lengkap, benar, dan jujur serta mengikuti tahapan seleksi dengan baik Persyaratan WNI Beragama Islam Usia Maksimal 30 Tahun (saat melamar) S1-Sarjana Akuntansi Pria/Wanita IPK minimal 3.00 Sehat Jasmani, Rohani & Bebas Narkoba Pelamar Wanita Diwajibkan Berhijab Tidak Terdaftar Sebagai Anggota Partai Politik Persyaratan Berkas Lamaran Surat lamaran dengan posisi calon pegawai ditujukan kepada Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah CV (Curriculum Vitae) Scan KTP Scan KK Scan Ijazah S1-Akuntansi Scan Transkrip Nilai Pas Foto 4x6 berlatar belakang merah Sertifikat penunjang (jika ada) Sertifikat Akreditasi Perguruan Tinggi Alamat media sosial yang aktif Pendaftaran dan Pemberkasan Online akan dibuka pada tanggal 22 - 27 Desember 2025 pada link https://bit.ly/seleksicapegbaznasjateng2026 Untuk CP : 0812-3757-7403 (Sdri Diajeng Lalita, S.Ds., MM)
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jawa Tengah Salurkan Donasi Tahap 1 kepada Korban Banjir  di Lengkat Sumatera Utara
BAZNAS Jawa Tengah Salurkan Donasi Tahap 1 kepada Korban Banjir di Lengkat Sumatera Utara
SUMATRA UTARA – Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Langkat Sumatera Utara, menimbulkan respon cepat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Tim relawan bergerak melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTP) menuju lokasi yang terdampak, pada Kamis (11/12/25). BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan tahap pertama sebesar Rp 300 Juta diserahkan melalui posko pengungsian Masjid Al Jami’aturrahma. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Jawa Tengah, Dr. KH Ahmad Darodji, M.Si didampingi Wakil Ketua Bidang Pendistribusian, Drs HM Zain Yusuf M.M, dan Kepala Bagian Sekretariat Chandra Eka Sakti, S. H. “Bantuan masih berada pada tahap pertama. Masih terdapat tahap selanjutnya, BAZNAS Jateng masih membuka donasi bagi para korban bencana alam di Sumatra dan Aceh,” Ujar Ketua BAZNAS Jawa Tengah, Dr. KH Ahmad Darodji. Selain itu, BAZNAS Jateng juga menyerahkan bantuan berupa paket logistik dasar berisi kebutuhan sehari-hari seperti beras dan air mineral. Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian para muzaki dan donatur Jawa Tengah untuk meringankan beban para pengungsi. “Harapannya, bantuan donasi kemanusiaan dari para muzaki dan donatur di Jawa Tengah mampu meringankan beban para korban dan pengungsi agar tetap hidup dengan fasilitas yang layak, sesuai keadaan normal,” Tutur Ketua BAZNAS Jawa Tengah. Melalui terjadinya bencana alam ini, BAZNAS menghimbau masyarakat supaya tetap waspada dengan kondisi cuaca ekstrem yang sedang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Kontributor: Sulis Indah Fariana
BERITA11/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Bersama Pemkab Semarang Resmikan Balai Ternak Pemberdayaan Mustahik
BAZNAS Bersama Pemkab Semarang Resmikan Balai Ternak Pemberdayaan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Semarang serta Pemerintah Kabupaten Semarang meresmikan Balai Ternak di Desa Kesongo, Kabupaten Semarang. Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis peternakan bagi para mustahik. Balai ternak tersebut didukung dengan penyaluran sebanyak 285 ekor domba dan kambing yang dikelola oleh peternak penerima manfaat. Tidak hanya memberikan bantuan sarana usaha, program ini juga disertai pendampingan berkelanjutan guna memperkuat manajemen, keterampilan teknis, serta produktivitas peternak agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara optimal. Melalui peresmian balai ternak ini, BAZNAS menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan. Diharapkan, program ini mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik, meningkatkan kesejahteraan keluarga peternak, serta mengantarkan mereka menuju taraf kehidupan yang lebih baik hingga berpotensi menjadi muzaki. Kontributor: Mohammad Rizal Saifudin
BERITA06/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Armada Bantuan Pemprov Jawa Tengah Tiba di Sumatera Barat
Armada Bantuan Pemprov Jawa Tengah Tiba di Sumatera Barat
Sumatera Barat — sebanyak 9 armada yang membawa relawan serta bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk korban bencana di Provinsi Sumatera Barat akhirnya tiba pada Kamis, 4 Desember 2025, pukul 18.00 WIB , setelah menempuh perjalanan darat selama 105 jam atau 4 hari 3 malam. Kedatangan tim bantuan Jawa Tengah disambut secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat . Turut hadir dalam rombongan dari Jawa Tengah antara lain Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jawa Tengah , Wakil Ketua IV BAZNAS Jawa, serta perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah . Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan logistik secara simbolis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang diserahkan oleh Kalakhar BPBD Jawa Tengah dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat. Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana. Pengiriman relawan dan bantuan logistik ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas antardaerah dalam penanggulangan bencana. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta membantu percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. Kontributor: Nafisa Oktaviani
BERITA05/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Baznas Jawa Tengah Dorong Kemandirian UKM Melalui  Pelatihan Menjahit Ready to Wear
Baznas Jawa Tengah Dorong Kemandirian UKM Melalui Pelatihan Menjahit Ready to Wear
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah terus berkomitmen mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program peningkatan keterampilan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Menjahit Ready to Wear bagi UKM Jawa Tengah yang dilaksanakan berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah serta Dekranasda Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah, Ibu Hj. Nawal Arafah Yasin, yang memberikan motivasi kepada para peserta agar terus meningkatkan kapasitas diri dan kemandirian usaha di sektor fesyen. Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 3–5 Desember 2025, bertempat di Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (BIPTAK), Semarang, dan diikuti oleh 70 pelaku UKM muslimah dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Program ini menjadi bagian dari upaya Baznas Jawa Tengah dalam mendukung penguatan ekonomi umat melalui pengembangan usaha produktif. Materi pelatihan disusun secara komprehensif, mencakup teori dasar fasion seperti product development, design development, dan sustainable fashion, hingga praktik teknis mulai dari pembuatan pola busana, pemotongan kain, teknik menjahit, sampai proses finishing. Kegiatan ditutup dengan acara fashion show karya peserta sebagai bentuk apresiasi atas hasil pelatihan. Melalui pelatihan ini, Baznas Provinsi Jawa Tengah berharap para peserta dapat meningkatkan keterampilan dan kualitas produk busana siap pakai (Ready to Wear), sehingga mampu memperluas peluang usaha, meningkatkan pendapatan, dan mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Kontributor: Mohammad Rizal Saifudin
BERITA04/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jawa Tengah Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Banjir di Sumatera
BAZNAS Jawa Tengah Salurkan Bantuan Tanggap Bencana untuk Korban Banjir di Sumatera
Semarang- Bencana banjir di Wilayah Sumatera mendapat respon cepat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) , BAZNAS bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), serta rumah sakit di Jawa Tengah untuk mengirimkan tim relawan dan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak, Senin (1/12/2025) Sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan darurat bencana, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan logistik dan sumber daya manusia. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Lutfi, SH, S.St., MK , menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui dua jalur. “Bantuan dibagi menjadi dua trip, satu melalui jalur udara dan satu melalui jalur darat,” ujarnya. Penyaluran bantuan melalui jalur udara difokuskan untuk percepatan penanganan darurat dengan melibatkan 40 personel yang terdiri dari petugas SAR, paramedis, dan dokter. Sementara itu, bantuan melalui jalur darat meliputi pengiriman lima truk logistik , sejumlah kendaraan double kabin, serta ambulans. Adapun logistik yang disalurkan meliputi pakaian dalam, seragam sekolah anak, popok bayi, serta kebutuhan makanan siap saji.Selain logistik, BAZNAS juga menyalurkan peralatan berupa kendaraan trail, alat penjernih air, dan kendaraan dapur umum untuk mempermudah proses pemulihan di wilayah terdampak. Gubernur Jawa Tengah menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan komitmen Provinsi Jawa Tengah untuk turut hadir dalam misi kemanusiaan. Selain logistik, BAZNAS juga menyediakan berbagai peralatan pendukung, seperti kendaraan trail , alat penjernih udara , dan kendaraan dapur umum untuk mendukung pemulihan di wilayah terdampak. Gubernur Jawa Tengah menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam misi kemanusiaan antardaerah. ”Dengan harapan, kendaraan nanti langsung bisa siap pakai kepada masyarakat yang terpencil, ini adalah kerja kolaboratif dimana panggilan kemanusiaan bagi Provinsi Jawa Tengah untuk Provinsi lain, kita dorong agar masyarakat yang terdampak segera recovery”, ujarnya Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan BAZNAS, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat kepada saudara-sudara kita di lokasi terdampak. Kontributor: Nafisa Oktaviani
BERITA01/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Cibeunying Majenang, Cilacap
BAZNAS Jateng Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Cibeunying Majenang, Cilacap
CILACAP — Bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, memicu respons cepat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), tim relawan bergerak menuju lokasi terdampak sejak pagi hari didukung oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS membawa 50 paket logistik dasar untuk membantu kebutuhan mendesak warga yang terdampak bencana. Paket yang disalurkan berisi kebutuhan harian seperti beras, makanan siap saji, air mineral, obat-obatan ringan, perlengkapan kebersihan, dan selimut. Selain itu, BAZNAS juga menyerahkan bantuan senilai Rp230 juta yang diperuntukkan bagi keluarga korban yang meninggal dunia akibat bencana longsor tersebut. Bantuan ini diberikan sebagai dukungan moral dan finansial untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Ketua BAZNAS Jawa Tengah menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan komitmen lembaga dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang cepat, tepat, dan hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana. “Kami hadir untuk memastikan keluarga terdampak mendapatkan bantuan pertama dengan cepat. Selain logistik dasar, kami memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal sebagai bentuk empati serta dukungan agar mereka tetap tegar menghadapi situasi ini,” ujarnya. Tim BTB bersama BAZNAS Kabupaten Cilacap juga melakukan asesmen lapangan untuk memetakan kebutuhan lanjutan, termasuk kemungkinan pengerahan dukungan tambahan seperti dapur air, layanan psikososial, serta pendampingan pemulihan. Dengan terjadinya bencana ini, BAZNAS mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah.
BERITA16/11/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jawa Tengah Gelar Rapat Koordinasi Tanggap Bencana Hadapi Musim Penghujan 2025
BAZNAS Jawa Tengah Gelar Rapat Koordinasi Tanggap Bencana Hadapi Musim Penghujan 2025
Semarang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Tahun 2025 sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan yang rawan bencana. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 4 Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Jalan Menteri Supeno 2B, Semarang, pada Selasa, 11 November 2025. Pada kesempatan tersebut, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Bapak Goeroeh Tjiptanto, bersama perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan paparan komprehensif mengenai prediksi cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi. Informasi ini menjadi bahan masukan krusial bagi BAZNAS dalam merumuskan langkah-langkah mitigasi yang efektif serta respons cepat terhadap bencana yang mungkin terjadi. Selain membahas strategi kesiapsiagaan, rapat koordinasi ini juga menjadi momentum penting dalam pembentukan kepengurusan BTB Provinsi Jawa Tengah. Dengan terbentuknya struktur organisasi yang solid, BAZNAS berharap dapat memperkuat sinergi lintas lembaga, mempercepat penanganan dampak bencana, dan memberikan bantuan secara tepat sasaran kepada masyarakat terdampak, sehingga ketangguhan komunitas lokal dapat terus ditingkatkan. Kontributor: Mohammad Rizal Saifudin
BERITA11/11/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Dari Zakat ke Aksi Nyata: BAZNAS Jateng Teguhkan Komitmen Tanggap Bencana
Dari Zakat ke Aksi Nyata: BAZNAS Jateng Teguhkan Komitmen Tanggap Bencana
Bencana bisa datang kapan saja, tapi kesiapsiagaan harus disiapkan sejak dini. Hal inilah yang menjadi semangat BAZNAS Provinsi Jawa Tengah (BAZNAS Jateng) dalam menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS Tanggap Bencana se Jawa Tengah di Semarang pada Selasa (11/11/2025). Acara yang mengusung tema “Kesiapsiagaan dan Antisipasi Kejadian Bencana di Jawa Tengah” ini dihadiri oleh 70 peserta dari BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Tengah, serta pihak pengambil kebijakan seperti Ketua BAZNAS Jateng KH. Ahmad Darodji, M.Si, Kepala BMKG Semarang, dan BPBD Provinsi Jawa Tengah. Ketua BAZNAS Jateng Darodji mengingatkan bahwa dari 35 kabupaten/kota di provinsi ini, sekitar 27–29 daerah tergolong rawan bencana. Karena itu, “Bencana tidak bisa diprediksi, bisa datang kapan saja dan tiba-tiba menelan korban. Karena itu, kita harus benar-benar waspada dan siap mengatasinya,” tegasnya. Selain memperkuat koordinasi antarwilayah agar ketika bencana terjadi, saling tolong-menolong dan berbagi logistik seperti perahu karet atau peralatan darurat, BAZNAS Jateng juga mendorong adanya dana khusus yang siap digunakan saat bencana melanda. “Terkadang anggarannya sudah ditabung dulu… begitu bencana datang, dana itu langsung bisa digunakan.” Yang tak kalah penting: BAZNAS Jateng telah menyelenggarakan lima kali pelatihan mitigasi bencana hingga saat ini. Selain memperkuat koordinasi, BAZNAS Jateng juga fokus menanamkan pengetahuan mitigasi bencana sejak dini. Ahmad Darodji menilai penting agar anak-anak, khususnya pelajar SMA mendapatkan pelatihan kebencanaan. Pelatihan mencakup hal-dasar seperti teknik terjun ke air, menyiapkan dapur umum, hingga evakuasi korban. Kegiatan Rakor ditutup dengan pengukuhan Koordinator BTB se-Jawa Tengah, sebuah langkah simbolik yang menegaskan bahwa relawan zakat tidak hanya peduli terhadap kesejahteraan, tetapi juga tanggap terhadap kemanusiaan di saat darurat. Dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan, BAZNAS Jateng menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat tenang, tapi juga ketika bencana datang.jateng.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA11/11/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jawa Tengah Raih Satria Brand Award 2025
BAZNAS Jawa Tengah Raih Satria Brand Award 2025
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Satria Brand Award 2025 yang diberikan oleh Suara Merdeka Group. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kinerja, integritas, serta konsistensi BAZNAS Jawa Tengah dalam mengelola dan mendayagunakan zakat bagi pemberdayaan umat. Penghargaan Satria Brand Award 2025 diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen BAZNAS Jawa Tengah dalam membangun kepercayaan publik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Jateng dinilai berhasil menjadi lembaga yang profesional, transparan, dan layak menjadi teladan di tingkat nasional. Capaian ini tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat, para muzaki, serta seluruh mitra yang terus bersinergi bersama BAZNAS Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas manfaat zakat, serta menebarkan keberkahan dan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi umat. Kontributor: Mohammad Rizal Saifudin
BERITA08/11/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Ketua BAZNAS Jateng Raih Indonesian Best Champion Award 2025
Ketua BAZNAS Jateng Raih Indonesian Best Champion Award 2025
Bukti Dedikasi dalam Membangun Tata Kelola Zakat yang Amanah dan Profesional Jakarta, Jumat (31/10/2025) — Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Beliau menerima Indonesian Best Champion Award 2025, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada tokoh inspiratif atas dedikasinya dalam mengembangkan tata kelola zakat yang transparan, profesional, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Penghargaan ini diserahkan dalam acara penganugerahan di Jakarta, sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok pemimpin yang konsisten membawa semangat perubahan dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, KH. Ahmad Darodji menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya untuk dirinya pribadi, tetapi untuk seluruh keluarga besar BAZNAS Jawa Tengah. “Ini adalah hasil kerja keras bersama. Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang ditunaikan masyarakat benar-benar membawa manfaat dan memberdayakan mustahik menjadi lebih mandiri,” ujarnya. Selama kepemimpinannya, BAZNAS Jateng terus berinovasi dalam tata kelola zakat melalui digitalisasi, program pemberdayaan ekonomi umat, hingga penguatan sinergi dengan berbagai pihak. Komitmen tersebut menjadikan BAZNAS Jateng sebagai salah satu lembaga zakat daerah dengan tata kelola terbaik di Indonesia. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperluas jangkauan pemberdayaan, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat sebagai mitra strategis dalam membangun kesejahteraan umat.
BERITA31/10/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Dorong 100 Mahasiswa Jadi Entrepreneur Menuju Indonesia Emas 2045
BAZNAS Jateng Dorong 100 Mahasiswa Jadi Entrepreneur Menuju Indonesia Emas 2045
Semarang, 28 Oktober 2025 Dalam upaya menyiapkan generasi muda yang mandiri dan berdaya saing tinggi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah memberikan beasiswa pendidikan kepada 100 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Semarang. Mahasiswa penerima beasiswa berasal dari Universitas Diponegoro (UNDIP), UIN Walisongo, Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta, STIKES Muhammadiyah (Stikesmus), dan Universitas Sebelas Maret (UNS). Penyerahan beasiswa berlangsung pada Selasa (28/10/2025) di Semarang. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si, menyampaikan bahwa pemberian beasiswa ini tidak hanya bertujuan membantu kebutuhan pendidikan, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. “Kita sedang menyongsong Indonesia Emas 2045. Mahasiswa harus siap menjadi pengusaha muda yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. BAZNAS ingin mendorong mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi pencipta lapangan kerja,” tegas Kiai Darodji. Melalui program ini, BAZNAS Jateng berharap mahasiswa dapat memanfaatkan potensi zakat secara produktif, baik untuk pengembangan keterampilan, pelatihan usaha, maupun inovasi sosial. Dengan sinergi antara lembaga pendidikan dan BAZNAS, diharapkan lahir generasi muda berakhlak, berilmu, dan berjiwa entrepreneur. Program beasiswa ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Jateng dalam mengoptimalkan zakat untuk pemberdayaan umat, sejalan dengan visi menjadikan zakat sebagai motor penggerak kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat.
BERITA28/10/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Dorong Mahasiswa Jadi Pengusaha Sejak di Bangku Kuliah
BAZNAS Jateng Dorong Mahasiswa Jadi Pengusaha Sejak di Bangku Kuliah
Semarang, 27 Oktober 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah terus mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri dan berjiwa wirausaha. Melalui dukungan beasiswa dan program pemberdayaan, BAZNAS Jateng mengajak mahasiswa agar mulai menyiapkan diri menjadi entrepreneur sejak di bangku kuliah. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si, dalam kegiatan penyerahan bantuan beasiswa BAZNAS senilai Rp123.300.000 kepada 57 mahasiswa Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) di Gedung BAZNAS Jateng, Jalan Menteri Supeno, Semarang, pada Senin (27/10/2025). “Mahasiswa ingin menjadi pengusaha apa — apakah di bidang digital marketing, kuliner, properti, atau jasa — harus disiapkan sejak dini. BAZNAS siap membantu dengan dukungan dana pelatihan sebesar 40 persen, sedangkan 60 persennya berasal dari UPZ perguruan tinggi,” ujar Kiai Darodji. Menurutnya, menjadi pengusaha bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga tentang membuka lapangan kerja dan memberi manfaat bagi masyarakat. Melalui pendekatan zakat produktif, BAZNAS berkomitmen membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan sosial. Kiai Darodji menambahkan, kolaborasi antara BAZNAS dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kampus diharapkan dapat memperluas dampak zakat bagi dunia pendidikan dan pemberdayaan mahasiswa. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi penerima beasiswa, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi yang berkontribusi untuk umat,” tegasnya. Program ini menjadi salah satu wujud nyata peran BAZNAS Jateng dalam mendorong transformasi zakat — dari sekadar bantuan konsumtif menuju pemberdayaan produktif yang berkelanjutan.
BERITA27/10/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Raih “Top Achievement Award 2025” sebagai Lembaga Amil Zakat Terpercaya di Indonesia!
BAZNAS Jateng Raih “Top Achievement Award 2025” sebagai Lembaga Amil Zakat Terpercaya di Indonesia!
Jakarta, 24 Oktober 2025 Kabar membanggakan datang dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah! Lembaga ini sukses meraih penghargaan bergengsi “Top Achievement Award 2025” sebagai Trusted Zakat Institution in Social Welfare Programs dalam ajang penghargaan nasional yang digelar di Sunlake Waterfront Resort, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025). Penghargaan ini diberikan oleh Five Pilar Event Management dan 5 Pilar Media Communication, sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga yang dinilai konsisten menunjukkan kinerja unggul, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Jateng: “Penghargaan Ini untuk Umat” Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, penghargaan ini bukan semata-mata prestasi lembaga, tetapi amanah dan motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi umat. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS Jateng benar-benar sampai dan membawa manfaat,” ujarnya dengan penuh semangat. Beliau menambahkan bahwa penghargaan ini juga menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Jateng dalam menerapkan tata kelola zakat yang akuntabel, transparan, dan inovatif. “Kami terus berinovasi agar layanan zakat semakin mudah diakses, terutama oleh generasi muda yang melek digital,” imbuhnya. Bukti Nyata Komitmen dan Inovasi Selama ini, BAZNAS Jateng dikenal aktif menghadirkan program sosial dan pemberdayaan yang berdampak langsung bagi masyarakat — mulai dari bantuan ekonomi produktif, beasiswa pendidikan, hingga penanggulangan kemiskinan berbasis data mustahik. Dengan semangat “Zakat Tumbuh, Jawa Tengah Berkah”, BAZNAS Jateng terus bertransformasi menjadi lembaga zakat yang modern, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Untuk Generasi Muda yang Ingin Berbagi Penghargaan ini juga menjadi pesan inspiratif bagi generasi muda Jawa Tengah: bahwa berzakat bukan sekadar kewajiban, tapi juga gaya hidup berbagi yang cerdas dan berdampak. BAZNAS Jateng membuka ruang kolaborasi bagi semua kalangan — dari mahasiswa, komunitas, hingga pebisnis muda — untuk bersama-sama membangun kesejahteraan umat melalui zakat, infak, dan sedekah. Karena di balik setiap rupiah zakat yang disalurkan, ada doa, keberkahan, dan masa depan yang lebih baik untuk sesama. Tentang BAZNAS Jateng BAZNAS Provinsi Jawa Tengah merupakan lembaga resmi yang berwenang dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah di wilayah Jawa Tengah. Melalui pengelolaan yang profesional dan transparan, BAZNAS Jateng berkomitmen menjadi lembaga zakat terpercaya yang menebar manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Provinsi Jawa Tengah: https://jateng.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA25/10/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Pamerkan Karya Mustahik di STQH Nasional: Transformasi Hidup via Zakat Produktif
BAZNAS Jateng Pamerkan Karya Mustahik di STQH Nasional: Transformasi Hidup via Zakat Produktif
Kendari, 10–14 Oktober 2025 Suasana STQH Nasional ke-27 di Kendari semakin meriah dengan kehadiran stan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah yang sukses mencuri perhatian ribuan pengunjung. Aroma khas kopi robusta Temanggung dan purwaceng organik Wonosobo menyambut setiap tamu yang datang, dua produk unggulan mustahik binaan zakat produktif yang kini telah naik kelas menjadi pelaku usaha mandiri. Stan BAZNAS Jateng juga mendapat kunjungan dari berbagai tokoh penting nasional, seperti Ibu Menko PMK, Sekjen Kemenag, Dirjen Bimas Islam, Sestama BAZNAS RI, dan Kakanwil Kemenag Jateng. Para tokoh tersebut tampak antusias menyimak kisah inspiratif tentang bagaimana zakat mampu mentransformasi penerima bantuan menjadi penggerak ekonomi umat. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS Jateng di STQH Nasional bukan sekadar pameran, melainkan bukti nyata dampak zakat produktif. “Kami ingin menunjukkan bahwa zakat bukan hanya tentang memberi, tapi tentang memberdayakan. Mustahik hari ini bisa menjadi muzaki di masa depan,” ujarnya. Melalui program zakat produktif, BAZNAS Jateng terus mendorong munculnya wirausaha baru berbasis kemandirian ekonomi umat, terutama di sektor kopi, herbal, dan UMKM lokal. Dari mustahik menjadi mandiri, dari zakat tumbuh jadi berkah — inilah wajah baru zakat produktif Jawa Tengah. Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Provinsi Jawa Tengah: https://jateng.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA16/10/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Alumni Beasiswa BAZNAS Sukses Berkarier di Perusahaan Tambang Nasional
Alumni Beasiswa BAZNAS Sukses Berkarier di Perusahaan Tambang Nasional
Perjalanan karier Muhammad Yuukha Ilaiya menjadi bukti nyata kontribusi program Beasiswa Cendekia BAZNAS dalam membentuk generasi muda berkualitas. Alumni Universitas Gadjah Mada jurusan Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil itu kini bekerja di sektor swasta, tepatnya di PT Adaro Andalan Indonesia sebagai bagian dari tim GA Infrastructure.Yukha, sapaan akrabnya, memegang tanggung jawab penting dalam pemeliharaan dan perawatan infrastruktur area pertambangan serta pembangunan infrastruktur baru. Dengan bekal pendidikan dan pembinaan karakter selama masa beasiswa, ia mampu beradaptasi di lingkungan kerja yang menuntut kedisiplinan tinggi dan integritas.Berbekal filosofi kerja “Respect to Time, Respect to People, Respect to System”, Yukha mengembangkan peran strategisnya sebagai profesional muda di dunia tambang. Ia juga menjadikan prinsip “Sabar dan Syukur” sebagai landasan dalam menghadapi tantangan dan dinamika pekerjaan.Transformasi Yukha dari penerima manfaat menjadi kontributor di industri nasional mencerminkan keberhasilan BAZNAS dalam mencetak generasi produktif yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitarnya.
BERITA09/06/2025 | MAS
Dari Gerobak ke Layanan Online, BAZNAS Bantu UMKM Mie Ayam Naik Kelas
Dari Gerobak ke Layanan Online, BAZNAS Bantu UMKM Mie Ayam Naik Kelas
Usaha kuliner legendaris “Mie Ayam Pangsit Super” milik M. Ali Ghufron (55) di Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, terus berkembang berkat dukungan dari BAZNAS Microfinance Desa. Sejak berjualan tahun 1980, Ghufron telah menjadikan lapaknya sebagai rujukan kuliner dengan omzet harian mencapai Rp1,2 juta.Pada Maret 2025, Ghufron menerima pembiayaan sebesar Rp3 juta dari BAZNAS, yang ia manfaatkan untuk membeli kompor, dandang, dan bahan baku. Usaha keluarga ini kini melayani pelanggan dari dalam dan luar kota, bahkan menyediakan layanan antar di wilayah sekitar.Dengan semangat yang terus menyala, Ghufron merencanakan pengembangan usahanya melalui pembukaan cabang baru dan ekspansi ke layanan pemesanan makanan daring. Program pembiayaan dari BAZNAS menjadi langkah penting dalam mendukung ketahanan dan pertumbuhan UMKM lokal seperti miliknya.
BERITA26/05/2025 | PU3
BAZNAS Dukung UMKM, Nasi Cokot Tulungagung Tembus Setengah Juta Omzet Harian
BAZNAS Dukung UMKM, Nasi Cokot Tulungagung Tembus Setengah Juta Omzet Harian
Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Sa'adatul Hanifah (38), seorang ibu rumah tangga sekaligus pelaku UMKM asal Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Sejak tahun 2022, ia mengelola usaha kuliner bernama "Yoiki Nasi Cokot Tulungagung", yang kini menjadi salah satu pilihan sarapan favorit masyarakat sekitar.Berjualan di sebuah outlet sederhana yang terletak di Desa Simo, Kecamatan Kedungwaru, Sa'adatul dibantu suaminya membuka lapak sejak pukul 05.30 pagi hingga sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB setiap hari. Lokasinya yang strategis, dekat dengan pondok pesantren, puskesmas, dan sekolah membuat usaha ini tak pernah sepi pembeli. Meski berjualan dalam waktu singkat, omzet usahanya mampu menembus Rp400 ribu hingga Rp500 ribu per hari, dengan pendapatan bersih mencapai 40% hingga 50%.Menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari nasi cokot dengan lauk teri terong, ayam kemangi, lodho, hingga cumi dan tuna. Total terdapat 12 varian menu yang dijual dengan harga terjangkau, hanya Rp6.000 per porsi. Pelanggan datang dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, pegawai puskesmas, hingga pedagang keliling yang rutin membeli untuk dijual kembali. Selain melayani pembelian langsung di outlet, Sa'adatul juga menerima pesanan dalam jumlah besar melalui WhatsApp dan menyediakan layanan antar.Tak hanya mengandalkan pemasaran offline, Sa'adatul aktif memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produknya secara online, sehingga mampu memperluas jangkauan pelanggan. Usahanya semakin berkembang setelah pada Februari 2025 lalu, ia mendapatkan bantuan pembiayaan dari Baznas Microfinance Desa Tulungagung sebesar Rp1,8 juta. Dana tersebut digunakan untuk menambah stok bahan baku, membeli peralatan dapur, serta memenuhi kebutuhan pesanan kue lebaran.Meski sempat mengalami kendala dan harus menutup outlet keduanya yang dulu berlokasi di dekat RSUD dr. Iskak Tulungagung, Sa'adatul tidak menyerah. Ia tetap optimistis dan berharap ke depannya usaha yang digelutinya bisa semakin berkembang, membuka cabang baru, serta mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.“Saya berharap usaha ini bisa tambah berkembang, buka cabang lagi, dan bisa punya karyawan sendiri,” ujarnya penuh semangat.Kisah Sa'adatul Hanifah menjadi bukti bahwa dengan tekad kuat, kerja keras, dan dukungan yang tepat, termasuk dari Baznas, usaha kecil pun bisa bangkit dan menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan.
BERITA16/05/2025 | MAS
Dukung Kurban Berdaya, BAZNAS Tambah Domba dan Pakan di Barokah Farm
Dukung Kurban Berdaya, BAZNAS Tambah Domba dan Pakan di Barokah Farm
Balai Ternak Pringapus Barokah Farm di Kecamatan Ampak, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, terus memperkuat upaya peternakan berkelanjutan dengan menambah 15 ekor domba betina jenis Cross Texel. Penambahan ini menjadi bagian dari strategi penguatan stok hewan kurban menjelang Iduladha serta peningkatan kualitas genetik ternak.Domba-domba yang baru didatangkan langsung mendapatkan perlakuan kesehatan berupa pemberian vitamin dan obat cacing untuk memastikan kondisinya tetap prima. Pada malam harinya, kelompok peternak juga memproduksi 17 tong silase berbahan dasar rumput odot dan campuran pakan lain guna memenuhi kebutuhan pakan ternak secara efisien.Dengan tambahan tersebut, total populasi domba di Barokah Farm kini mencapai 151 ekor. Peningkatan populasi ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan hewan kurban sekaligus memperkuat model peternakan produktif yang berdaya guna sepanjang tahun.Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi terhadap ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sistem peternakan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
BERITA09/05/2025 | MAS
Perkuat Usaha Mustahik, BAZNAS Dukung Cici Lewat Bantuan Freezer untuk Gerai Z-Chicken
Perkuat Usaha Mustahik, BAZNAS Dukung Cici Lewat Bantuan Freezer untuk Gerai Z-Chicken
Di tengah kesibukan pagi hari, saat sebagian orang masih menikmati hangatnya secangkir kopi, Ibu Cici sudah bersiap di gerai ZChicken miliknya yang terletak di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Provinsi Riau, Kota Dumai. Sejak pukul 06.30 WIB, ia mulai melayani para pelanggan setianya. Usaha ayam goreng siap saji yang dikelolanya kini menjadi sumber utama penghasilan keluarga. Berkat kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, terutama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau, kini Ibu Cici mampu menjaga kualitas dagangannya dengan lebih baik melalui kepemilikan freezer baru, sebuah langkah besar dalam memperkuat usahanya.Awalnya, usaha ZChicken milik Ibu Cici menghadapi tantangan dalam menjaga kesegaran stok ayam. Ia menyimpan bahan baku dalam lemari es kecil yang tak mampu menampung banyak, menyebabkan keterbatasan dalam menyetok dan berdampak pada kapasitas penjualan harian. Namun, semangat pantang menyerah dan keyakinan akan berkah rezeki yang halal membuat Ibu Cici terus berusaha. Melalui program pemberdayaan ekonomi yang digagas oleh BAZNAS, ia akhirnya mendapatkan bantuan berupa freezer layak pakai. Meskipun bukan barang baru, keberadaan freezer ini menjadi simbol kebangkitan usaha, karena dengan alat tersebut, Ibu Cici bisa menjaga kualitas ayam lebih lama dan memenuhi permintaan pelanggan dengan lebih optimal.BAZNAS Provinsi Riau, dalam perannya sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah, terus menunjukkan komitmennya dalam mengangkat taraf hidup para mustahik. Program bantuan sarana usaha seperti yang diterima Ibu Cici merupakan wujud nyata dari pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak. Bantuan ini bukan hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga membangun kepercayaan diri mustahik untuk naik kelas menjadi muzaki di masa depan. Hal ini selaras dengan visi BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan yang berkelanjutan dan menyejahterakan umat.Kisah Ibu Cici menjadi bukti bahwa sinergi antara ikhtiar mustahik dan dukungan lembaga zakat mampu melahirkan perubahan positif yang nyata. Dalam konteks ini, peran BAZNAS sangat penting dalam memastikan distribusi zakat tepat sasaran dan mampu memberdayakan masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya program-program serupa, diharapkan semakin banyak pelaku usaha mikro di Provinsi Riau yang terbantu dan mandiri secara ekonomi. Keteladanan Ibu Cici dalam bekerja keras, serta keberpihakan BAZNAS kepada umat, menjadi inspirasi untuk terus menguatkan solidaritas sosial di antara sesama muslim, sesuai ajaran Islam yang mendorong tolong-menolong dalam kebaikan.
BERITA09/05/2025 | NOVAN
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Tengah.

Lihat Daftar Rekening →