Berita Terbaru
BAZNAS Dorong Ekonomi Keluarga melalui Tenun Kema Sama
Kelompok tenun Kema Sama di Kelurahan Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, terus menjaga tradisi leluhur melalui aktivitas menenun. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi para ibu rumah tangga di daerah tersebut.Dengan pendampingan dan dukungan dari BAZNAS, kelompok ini mampu mengembangkan keterampilan tenun mereka menjadi aktivitas yang produktif dan berkelanjutan. Setiap helai benang yang dirajut menggambarkan semangat perjuangan untuk kehidupan yang lebih baik, sekaligus menjadi sarana pemberdayaan perempuan di lingkungan mereka.Tenun yang dihasilkan bukan sekadar kain, tetapi juga lambang dari ketekunan, cinta terhadap warisan budaya, dan harapan akan masa depan yang lebih mandiri. Melalui program pemberdayaan ini, para ibu rumah tangga di Roworena Barat mampu menunjukkan bahwa tradisi bisa sejalan dengan kemajuan ekonomi.
BERITA08/05/2025 | YMK
Peternak Binaan BAZNAS Produksi 17 Tong Silase di Jatim
Balai Ternak Pringapus Barokah Farm di Kecamatan Ampak, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menambah produksi domba betina jenis cross texel dari wilayah setempat untuk memperkuat populasi ternakn menjelang Hari Raya Idul Adha. Penambahan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas peternakan binaan BAZNAS agar semakin produktif dan berkelanjutan.Domba-domba tersebut telah melalui proses pemeriksaan kesehatan, termasuk pemberian vitamin dan obat cacing untuk memastikan kondisi prima. Pada malam harinya, kelompok peternak aktif memproduksi 17 tong pakan silase yang terdiri dari rumput odot dan campuran bahan lainnya untuk menjamin ketersediaan pakan yang bergizi dan efisien.Dengan penambahan tersebut, total populasi domba di Barokah Farm kini mencapai 151 ekor. Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan hewan kurban masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis ternak lokal di daerah Trenggalek.Langkah ini sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi umat yang diinisiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yang terus mendorong kemandirian kelompok peternak melalui integrasi usaha produktif dan sistem agribisnis yang terencana.
BERITA08/05/2025 | YMK
BAZNAS Jateng Antisipasi Cuaca Ekstrem, Prioritaskan Kesiagaan dan Bantuan untuk Masyarakat
Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda Jawa Tengah, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi pada Senin, 16/12/2024. Rakor tersebut dihadiri BMKG, Basarnas, BPBD, PMI, dan perwakilan Baznas kabupaten/kota se-Jateng. Dalam rapat tersebut, BAZNAS Jateng membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memastikan ketersediaan logistik, dan memperkuat koordinasi dengan pihak terkait.
''Pasukan kita sudah siap. Baznas tiap kabupaten/ kota siapkan 50 personel yang sudah direkrut. Mereka dilatih tangani korban banjir, longsor, dan damkar. Yang jelas anggaran dan logistik juga kami siapkan. ana 15 persen on call dari Baznas disiapkan. Besaran menyesuaikan kebutuhan,'' kata Kiai Darodji yang membuka Rakor tersebut.
Menurut dia, Baznas Jateng telah memiliki berbagai peralatan penyelamatan korban bencana seperti ambulans, perahu karet, tenda-tenda evakuasi, dan dapur umum. Kiai Darodji mengatakan, ada 27 kabupaten/ kota yang menjadi titik rawan bencana banjir dan longsor.
''Kita tetap siaga dan siap terjun membantu menyelamatkan korban seandainya bencana terjadi,'' tegas Kiai Darodji.
Dijelaskan, pihaknya menyarankan perlu ada MoU antara Baznas Tanggap Bencana (BTB) dengan Pemkab/Pemkot BPBD, BMKG, PMI, Basarnas, dan para mitra lainnya agar logistik yang akan dikirim sudah terarah atau tepat sasaran.
''Mohon aksi ini diniati menyelamatkan nyawa orang. Mohon sampai Februari mendatang HP (ponsel) agar tak dimatikan. Harus on call selalu untuk semua sukarelawan. Sebab, bencana tak kenal waktu. Bisa saja terjadi banjir tengah malam,'' ucap Kiai Darodji.
Ditunjuk sebagai Komandan BTB Jateng adalah Gus Sholahuddin Aly yang juga Wakil Ketua IV Baznas Jateng. Gus Sholah dalam rakor tersebut memimpin jalannya rapat membahas secara teknis. Koordinator BMKG Jateng Sukasno mengatakan, curah hujan Desember dalam intensitas menengah dan tinggi, dengan sifat hujan normal.
BERITA16/12/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Raih Penghargaan Pencapaian BAZNAS Tanggap Bencana kategori kelembagaan dan kinerja terbaik oleh BAZNAS RI
Prestasi gemilang kembali diraih oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan BAZNAS Jateng dalam meraih penghargaan BAZNAS Tanggap Bencana yang diserahkan oleh BAZNAS RI pada Sabtu, 14/12/2024.
BAZNAS Jateng telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, BPBD Provinsi, BMKG Provinsi , dan relawan dalam berbagai program penanggulangan bencana. Melalui sinergi ini, BAZNAS Jateng mampu memberikan bantuan yang komprehensif kepada korban bencana, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan pasca bencana.
Relawan BTB yang dilatih dan profesional telah menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam memberikan bantuan kepada korban bencana. Melalui berbagai pelatihan dan pengembangan kapasitas, relawan BTB mampu memberikan respon yang cepat dan tepat dalam setiap situasi darurat.
BERITA14/12/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Pakta Integritas RSB
Semarang, 14 Desember 2024 – Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Rumah Sehat BAZNAS (RSB), para pimpinan BAZNAS se-Indonesia menyepakati 9 poin Pakta Integritas. Pakta ini menjadi komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan RSB dan memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya mustahik.
Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, membacakan Pakta Integritas yang kemudian ditandatangani oleh seluruh pimpinan BAZNAS. Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, dalam sambutannya menyatakan, “Pakta Integritas ini adalah bukti nyata komitmen kita untuk mewujudkan visi dan misi BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Meskipun saat ini RSB baru ada di beberapa daerah, namun dampak positifnya sudah sangat terasa.”
9 Poin Pakta Integritas RSB meliputi:
Fokus pada Visi dan Misi: Menjadikan RSB sebagai program yang signifikan dan sesuai dengan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI).
Pengelolaan yang Terstruktur: Memastikan pengelolaan RSB berada di bawah struktur BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Kemandirian dan Efisiensi: Berusaha mencapai kemandirian RSB melalui pengelolaan yang efektif dan efisien.
Standar dan Tata Kelola: Menerapkan semua standar dan tata kelola yang telah ditetapkan untuk RSB.
Peningkatan SDM: Secara terus-menerus meningkatkan kualitas sumber daya manusia RSB.
Integritas dan Transparansi: Menjaga integritas lembaga dan memastikan semua kegiatan berjalan transparan dan akuntabel.
Alokasi Anggaran yang Tepat: Memastikan anggaran yang dialokasikan untuk RSB digunakan secara efektif dan efisien.
Kolaborasi dengan Berbagai Pihak: Membangun kerja sama yang kuat dengan pemerintah, TNI/Polri, organisasi masyarakat, dan dunia usaha.
Harapan ke Depan
Kiai Noor berharap ke depannya seluruh daerah di Indonesia dapat memiliki Rumah Sehat BAZNAS. Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan.
BERITA14/12/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Raih Penghargaan, Semakin Dekat dengan Kesejahteraan Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Indonesia Fundraising Award (IFA) 2024 yang digelar pada Jumat, 13 Desember 2024. BAZNAS Jateng berhasil meraih penghargaan sebagai “Pengumpul Zakat Terbaik Tingkat BAZNAS Provinsi”.
Penghargaan ini bukan hanya sekadar prestasi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat di Jawa Tengah semakin profesional dan berdampak. Keberhasilan BAZNAS Jateng menjadi inspirasi bagi lembaga zakat lainnya di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan penyaluran zakat.
Penghargaan ini juga menjadi tantangan bagi BAZNAS Jateng untuk terus mempertahankan prestasi yang telah diraih. Ke depan, BAZNAS Jateng akan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan teknologi informasi, serta memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak.
BERITA13/12/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Wapres dan BAZNAS Salurkan Bantuan Tenda dan Perahu Karet bagi BTB se-Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menyalurkan bantuan berupa 450 tenda dan 30 perahu karet kepada BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di seluruh Indonesia. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis kepada perwakilan BTB dari berbagai daerah dalam acara Apel Kesiapsiagaan dan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS Tanggap Bencana & Rumah Sehat BAZNAS 2024 yang digelar pada Jumat (13/12/2024).
Penyerahan secara simbolis diberikan kepada perwakilan Baznas Tanggap Bencana (BTB). Yakni BAZNAS kab. Cilacap, kab. Kudus, kota Semarang, Kab. Temanggung.
“Saya berharap ke depan Baznas dapat memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat, baik itu terkait pemberian pelatihan kesiapsiagaan kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat sementara bagi anak korban bencana, pemberian beasiswa dan keperluan sekolah bagi anak korban bencana, pembuatan titik ekonomi baru di tempat relokasi, serta penyaluran bantuan produktif untuk kemandirian ekonomi para korban bencana,” ujar Wapres Gibran.
Menurut Kiai Noor, bantuan ini juga merupakan bagian dari program besar BAZNAS untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Khususnya pada poin penanganan bencana dan pengentasan kemiskinan.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak hanya mendapatkan bantuan darurat, tetapi juga solusi jangka panjang untuk bangkit kembali,” tambah Noor Achmad.
Kiai Noor juga berharap tim BTB dapat terbentuk di seluruh daerah. Sebab, semakin banyak tim BTB yang terbentuk makin banyak yang merasakan dampak positif dari adanya tim BTB di tanah air.
"Saat ini, kita baru memiliki 30 tim BTB di provinsi dan 360 kabupaten/kota. Namun Insya Allah, kita menargetkan semua provinsi dan kabupaten di seluruh wilayah Indonesia akan segera dibentuk BAZNAS tanggap bencana," ucapnya.
Turut hadir diantaranya, Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jateng Nana Sudjana. Serta, Sekretaris Utama BNPB Rustian, Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.
BERITA13/12/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Wapres pimpin Apel Kesiapsiagaan dan Rakor Baznas Tanggap Bencana
Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Gibran Rakabuming Raka memimpin apel dan rapat koordinasi BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di Lapangan Simpanglima, Semarang, Jumat (13/12). Dalam sambutannya, dia menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Gibran berharap Baznas dapat semakin memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat, baik pemberian pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat, pemberian beasiswa dan keperluan sekolah bagi anak korban bencana.
"Indonesia sebagai negara yang terletak di Ring of Fire memiliki tingkat risiko bencana yang tinggi, baik bencana banjir, gempa bumi, erupsi gunung, dan longsor. Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana menjadi sangat penting untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan," kata Gibran.
Bahkan, pembuatan titik pertumbuhan ekonomi baru di tempat relokasi, serta penyaluran bantuan produktif untuk kemandirian ekonomi para korban bencana.
"Tolong jaga transparansi akuntabilitas serta efisiensi penyaluran zakat infaq sedekah yang digunakan untuk penanggulangan bencana sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, mengungkapkan, apa yang dilakukan Baznas merupakan bagian dari keinginan masyarakat, terutama masyarakat agamis, agar Baznas membentuk relawan-relawan tanggap bencana.
“Yang kami lakukan ini bagian dari harapan masyarakat yang menginginkan Baznas untuk bisa tampil, mengumpulkan, dan membentuk relawan-relawan ini. BTB merupakan suatu koordinasi, relasi antara masyarakat yang agamis, masyarakat yang memang senang bersedekah, berinfak dengan relawan-relawan kami,” tutup Noor Achmad.
BERITA13/12/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Wapres Gibran Bakal Hadir di Apel 5000 Peserta Kesiapsiagaan Bencana BAZNAS RI
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka akan hadir dalam Apel Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI di Lapangan Simpanglima Semarang pada Jum'at (13/12/2024).
Apel tersebut merupakan koordinasi besar Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk mengantisipasi bencana di seluruh nusantara.
Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA, menjelaskan bahwa apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk nyata dedikasi Baznas dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin melibatkan lebih banyak elemen masyarakat untuk berempati dan berpartisipasi dalam membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana," ujar Prof Noor Achmad, Kamis (12/12/2024).
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menambahkan bahwa para peserta apel terdiri dari relawan BTB dari 30 provinsi dan 360 kabupaten/kota. Dan ada tiga event sekaligus.
"Tiga event itu antara lain apel kesiapsiagaan bencana diikuti 5000 relawan BTB yang kita konsolidasikan se-Jawa. Secara khusus kami memohon maaf kepada masyarakat Semarang karena saat pelaksanaan akan terganggu dengan adanya apel," ujarnya.
Ketua Baznas Jawa Tengah, Dr. KH Ahmad Darodji, M.Si, mengapresiasi pelaksanaan apel yang melibatkan 5.000 peserta, menjadi yang terbesar di provinsi tersebut.
"Kami bersyukur dan siap mendukung kegiatan ini. Ini adalah momen penting yang menunjukkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi berbagai bencana," ujar KH Ahmad Darodji.
Baznas terus berkomitmen untuk hadir dalam setiap situasi darurat. Ini menjadikan zakat sebagai solusi nyata bagi masyarakat, terutama yang terdampak bencana dan membutuhkan layanan kesehatan.
BERITA12/12/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Program ZMart BAZNAS Wujudkan Impian Ibu Sri Rejeki untuk Kehidupan Lebih Baik
Gempa besar yang mengguncang Yogyakarta pada tahun 2006 menjadi titik balik dalam kehidupan Sri Rejeki. Kehilangan sebagian besar aset membuatnya harus menghadapi kenyataan pahit untuk memulai segalanya dari awal. Sebagai penjual nasi rames di Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, ia berjuang keras mencukupi kebutuhan keluarga. Namun, penghasilannya yang tidak menentu sering kali membuat kebutuhan pokok pun sulit dipenuhi.
Kondisi ini perlahan berubah ketika BAZNAS hadir melalui program ZMart. Dengan bantuan berupa rombong usaha yang lebih modern, usaha Sri mendapatkan angin segar. “Dulu penghasilan saya pas-pasan, kadang tidak cukup untuk keperluan sehari-hari atau bayar cicilan. Tapi sejak ada rombong ZMart dari BAZNAS, penghasilan saya meningkat sampai Rp200.000 per hari. Rasanya seperti keajaiban,” kata Sri penuh rasa syukur.
Rombong baru tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat dagang, tetapi juga meningkatkan daya tarik usahanya. Pelanggan yang datang semakin banyak karena tampilannya yang lebih profesional dan menarik. Hal ini membantu Sri memperluas jangkauan pembelinya, sehingga dagangan nasi ramesnya lebih laris.
Tidak berhenti di situ, BAZNAS juga memberikan pendampingan usaha kepada Sri. Melalui pelatihan ini, ia belajar cara mengatur keuangan dengan lebih bijak, mengelola bahan baku, dan menjaga kualitas dagangan. Pendampingan semacam ini sangat membantu Sri dalam menjalankan usahanya secara berkelanjutan, sehingga ia tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk terus berkembang.
Keberhasilan usaha ini membuat Sri mampu melunasi cicilan yang selama ini menjadi beban. Dengan penghasilan yang lebih stabil, ia juga bisa memenuhi kebutuhan keluarganya dengan lebih baik. “Saya merasa hidup saya berubah. Sekarang saya tidak perlu khawatir lagi soal kebutuhan sehari-hari. Rasanya seperti memulai hidup baru,” tambah Sri.
Kisah Sri adalah contoh nyata bagaimana zakat yang dikelola dengan amanah dapat mengubah kehidupan mustahik. Sebagai lembaga pengelola zakat nasional, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi juga memberdayakan mustahik agar mereka bisa mandiri secara ekonomi. Program Zmart menjadi salah satu bukti nyata upaya ini, dengan menyediakan fasilitas fisik seperti rombong usaha sekaligus pelatihan untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Program ZMart sendiri dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha kecil seperti Sri agar mampu meningkatkan pendapatan dan memperbaiki kondisi ekonominya. Dukungan ini menjadi jembatan bagi mustahik untuk bangkit dari keterpurukan dan membangun masa depan yang lebih cerah.
Dari kisah ini, terlihat bahwa zakat memiliki potensi besar untuk menjadi solusi jangka panjang bagi pengentasan kemiskinan. Dana zakat yang disalurkan melalui BAZNAS tidak hanya digunakan untuk membantu secara langsung, tetapi juga untuk menciptakan kesempatan bagi para mustahik agar mereka bisa mandiri.
Sri kini menjalani hidup dengan penuh optimisme. Usaha nasi ramesnya terus berkembang, dan ia semakin percaya diri sebagai pelaku usaha. Bantuan dari BAZNAS tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga memulihkan semangat dan kepercayaan dirinya.
Melalui kisah ini, BAZNAS mengajak umat Islam untuk terus mendukung program-program pemberdayaan. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, setiap umat berkontribusi dalam menciptakan perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan. Sri hanyalah satu dari banyak mustahik yang merasakan manfaat dari program ini. Dukungan masyarakat akan membantu lebih banyak mustahik lainnya untuk bangkit dan meraih kehidupan yang lebih baik.
Zakat tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memberdayakan masyarakat. Kisah Sri adalah bukti nyata bagaimana zakat mampu mengubah hidup seseorang secara berkelanjutan. Mari terus salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak orang yang terbantu dan merasakan manfaatnya. Bersama BAZNAS, kita bisa membantu mustahik seperti Sri mewujudkan masa depan yang lebih cerah.
BERITA03/12/2024 | LAILA
Penyelenggaraan BIMTEK RENSTRA, RENJA, RKAT, SIMBA, IZN dan KDZ oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Guna Optimalisasi Kerja Tahun 2025
Solo - BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan pendampingan BIMTEK RENSTRA, RENJA, RKAT dan SIMBA. Selain itu, dilakukan juga BIMTEK Pengisian Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat bagi BAZNAS Kab/Kota tahun 2024.
Acara berlangsung tiga hari pada tanggal (11-13/11/2024) di Kota Surakarta ini diikuti oleh Pimpinan dan Pegawai/Pelaksana BAZNAS Kab/Kota se Jawa Tengah yang selama pelaksanaan dibagi menjadi 2 kelas dan acara BIMTEK ditutup secara resmi oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Alhamdulillah, dalam kesempatan ini para peserta tuntas menyelesaikan penginputan IZN dan KDZ yang diverifikasi tim BAZNAS RI. Selanjutnya dilakukan juga pengesahan RKAT Tahun 2025 bagi BAZNAS Kab/kota.
Adanya kegiatan tersebut diharapkan BAZNAS Kab/Kota se-Jawa Tengah dapat mengoptimalkan perencanaan kegiatan pada tahun 2025. Sehingga kontribusi BAZNAS dalam pembangunan sosial ekonomi masyarakat semakin signifikan.
BERITA13/11/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Serahkan Bantuan Modal Usaha 126 Mustahik
Kebumen - BAZNAS Jateng menyerahkan bantuan modal usaha kepada 126 mustahik di Kebumen. Total bantuan modal usaha sejumlah Rp 330.750.000 ini diberikan kepada mustahik produktif yang berprofesi sebagai petani, peternak, pedagang sayur, perajin, jasa bengkel, hingga potong rambut. Setiap mustahik mendapatkan bantuan modal sebesar Rp 3.000.000.
Penyerahan bantuan di Trio Azana Style Hotel Kebumen ini dihadiri oleh Pjs Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan, Ketua BAZNAS Jateng KH Ahmad Darodji, Ketua BAZNAS Kebumen KH Bambang Sucipto, serta para pendamping dan penerima bantuan modal usaha.
Ketua BAZNAS Jateng Ahmad Darodji menyampaikan bahwa pihaknya mendukun program pemerintah dalam rangka mengentasakan kemiskinan ekstrem di wilayah Jawa Tengah melalui pendistribusian dana zakat untuk bantuan modal usaha.
Program ini dilaksanakan di seluruh kab/kota di Jawa Tengah. Hanya saja tahun ini porsi banyak daerah yang tingkat kemiskinan lebih tinggi. Sehingga Kebumen lebih banyak dibandingkan dengan daerah lainnya.
Pihaknya juga terus memonitor perkembangan mustahik penerima bantuan. Untuk itu, diberikan pendamping yang tinggal tidak jauh dari rumah penerima bertugas memonitor kemajuan para mustahik.
Pjs Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan menyampaikan terima kasih atas pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan , terlebih bantuan tersebut bersifat produktif. Sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat dan keberkahan serta mendorong kesejahteraan masyarakat .
*Sumber : Suara Merdeka (09/10/2024)
BERITA09/10/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 diselenggarakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN)
Untuk pertama kalinya dalam Sejarah, Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 diselenggarakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (25/9/2024). Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada Rabu – Jum’at (25-27/9/2024) dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur pimpinan BAZNAS se-Indonesia, termasuk dari Pusat, 38 BAZNAS Provinsi, dan 514 BAZNAS Kabupaten/Kota. Rakornas yang dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo tersebut mengusung tema “Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita”.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Rapat Koordinasi Nasional Badan Amil Zakat Nasional tahun 2024 saya nyatakan dibuka secara resmi. Terima kasih,” ujar Presiden Jokowi.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyampaikan bahwa Rakornas BAZNAS 2024 bertujuan memperkuat tata kelola zakat nasional, sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan maksimal dan terintegrasi antara BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota.
“Tujuan Rakornas ini adalah untuk meningkatkan tata kelola kinerja pengelolaan ZIS-DSKL secara nasional dalam rangka mencapai visi dan misi BAZNAS tahun 2025, sehingga ZIS-DSKL dapat menyejahterakan mustahik secara nasional melalui BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota," pungkasnya
BERITA27/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Rakornas 2024, BAZNAS Jateng Komitmen dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si memimpin doa dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tahun 2024 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Rabu (25/09/2024).
Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si memulai doa dengan membaca surah al-Fatihah, atau surah pertama dalam al-Qur'an. Ia kemudian memanjatkan doa atas banyak nikmat yang telah dikaruniakan. “Ya Allah ya Qohar. Berkat rahmatmu saudara-saudara kami, menitipkan amanah berupa zakat kepada kami,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si menyelipkan doa atas keberhasilan yang BAZNAS persembahkan kepada bangsa Indonesia. “Atas izinmu kami sudah hadir di berbagai musibah dan bencana, bahkan atas izinmu kami sudah berbuat untuk mengatasi kemiskinan, kemiskinan ekstrem dan stunting yang kini menjadi prioritas program kami,” lanjutnya.
Selain itu Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si juga mengajakan kepada 1.200 peserta yang berasal dari unsur pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari pusat, 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota untuk memohon kepada Allah SWT supaya memudahkan jalan BAZNAS, melapangkan dada dan menjernihkan fikiran. “Sehingga, kami mampu mewujudkan nusantara baru, Indonesia maju dengan BAZNAS sebagai lembaga utama mensejahterakan umat. Membuat para muzaki merasa tenteram, membuat para mustahik merasa berbahagia dan setiap orang berucap, sungguh nikmat berzakat,” terangnya.
Sebagai informasi bahwa Rakornas BAZNAS 2024 dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara, kemudian acara dilanjutkan di Balikpapan selama tiga hari mulai Rabu – Jum’at (25-27/9/2024). Kepala Negara menyampaikan terkait pentingnya penguatan tata kelola zakat yang profesional dan transparan sebagai upaya untuk memaksimalkan potensi zakat dalam menyejahterakan masyarakat. Oleh sebab itu, Presiden mengapresiasi peningkatan signifikan dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Sejak dimulainya Gerakan Cinta Zakat pada tahun 2021, pertumbuhan zakat dan infaq mencapai rata-rata 30 persen per tahun.
BERITA26/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Sinergi Baznas Jateng-Bupati Semarang Kurangi Angka Kemiskinan
UNGARAN - Sebanyak 80 peserta Pelatihan Kerja Menjahit bagi Pemula didorong menjadi pengusaha mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha dalam Peluncuran Pelatihan Kerja Program Menjahit, Senin (23/9/24), meminta peserta bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan
Program tersebut difasilitasi oleh Baznas RI, Baznas Jateng, Baznas Kabupaten Semarang, Pemkab Semarang, dan Paragon Corp.Program tersebut difasilitasi oleh Baznas RI, Baznas Jateng, Baznas Kabupaten Semarang, Pemkab Semarang, dan Paragon Corp.
''Selain bisa terserap bekerja di perusahaan-perusahaan di Kabupaten Semarang, saya berharap peserta mampu menjadi pengusaha di bidang bisnis busana. Saya sampaikan terima kasih atas dukungan Baznas dan Paragon Corp,'' kata Ngesti Nugraha di pendapa rumah dinas bupati di Ungaran. Peserta pelatihan merupakan remaja usia produktif 18-34 tahun, warga Kabupaten Semarang.
Berita lengkapnya : https://www.suaramerdeka.com/semarang-raya/0413601482/peserta-pelatihan-menjahit-didorong-jadi-pengusaha-sinergi-baznas-bupati-semarang-kurangi-angka-kemiskinan
BERITA24/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
200 Sukarelawan BAZNAS Dilatih Tanggap Bencana
Solo - Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menggelar pelatihan tanggap bencana dengan tema manajemen dan teknik dasar pemadam kebakaran.
Kegiatan yang diikuti 200 komandan dan sukarelawan BAZNAS se-Jawa Tengah tersebut digelar di aula RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta.
Asistem Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyar Pemprov. Jateng Ema Rachmawati dalam sambutannya mengemukakan penanggulangan bencana merupakan rangkaian kegiatan yang bersifat rehabilitatif dan penyelamatan. Dia mengapresiasi BAZNAS Jateng yang memberikan pelatihan tanggap bencana kepada para sukarelawan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jateng KH Dr Ahmad Darodji mengatakan, kegiatan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) sudah berjalan selama empat tahun dan telah melatih sebanyak 500 sukarelawan.
Dalam kegiatan BTB yang digelar Selasa (17/9), BAZNAS melatih 200 sukarelawan untuk mengantisipasi bencana kebakaran.
Sumber: suara merdeka
BERITA21/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Kunjungan Kerja BAZNAS Provinsi Riau
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyambut hangat BAZNAS Provinsi Riau yang berkunjung ke Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Kamis (19/9/2024). Studi tiru tersebut guna mendapatkan pengetahuan langsung serta memperkuat tali silaturrami dan penguatan tata kelola lembaga. Tujuan ini tentu saja agar program-program penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS Provinsi Riau bisa lebih optimal.
Hadir selaku tuan rumah, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Drs. KH. Ahmad Hadlor Ihsan, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Zain Yusuf, MM., Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. H. Rozihan, S.H., M.Ag, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Tengah H. Sholahuddin Aly, SH dan sekretaris BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Ahyani, M.Si. Sedangkan, dari pihak BAZNAS Provinsi Riau dipimpin Dr. Yahanan, M.Sy beserta jajaran pelaksana.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dapat menyelesaikan beragam persoalan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, salah satu kunci sukses program bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah karena menerjunkan para pendamping. Hal ini agar para mustahik dapat fokus mengelola bantuan serta bisa melakukan pengembangan usahanya.
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas bagaimana dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap BAZNAS Provisni Jawa Tengah. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah melalui Instruksi Gubernur Jawa Timur yang mewajibkan seluruh ASN Tingkat Provinsi untuk menunaikan zakat mereka ke BAZNAS Provinsi Jawa Tengah.
Kunjungan ini diharapkan akan semakin memperkuat sinergi antar BAZNAS guna bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan dan akuntabel
BERITA19/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Milad UNS Salurkan Donasi Palestina Melalui BAZNAS Jateng
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menerima titipan dana kemanusiaan untuk masyarakat Palestina sebesar Rp. 30.000.000,- dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Sebelas Maret, Rabu (18/9/2024) malam. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan disela-sela kegiatan UNS Bersholawat dan Milad Gerakan Zakat UNS ke-20. Acara tersebut berlangsung di Masjid Nurul Huda UNS berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.
Dalam kegiatan ini, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada UPZ UNS yang telah turut serta membantu penangan kemiskinan melalui dana zakat, infak dan sedekah. Oleh sebab itu Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si berharap agar dalam pendistribusian tidak hanya mengedepankan pemberian secara konsumtif. Akan tetapi, produktif dengan melalui pelatihan kerja maupun pemberian modal usaha.
Selain itu, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat Indonesia untuk berdonasi dan mendoakan keselamatan warga Palestina yang masih berada di bawah serangan Israel. Bantuan dapat disalurkan melalui transfer ke rekening BSI BSI 7-266-13.9203 a.n BAZNAS Jateng Donasi.
BERITA18/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Optimalkan Kerja Sama BAZNAS dan LAZ
Solo - Koordinasi dan kerja sama antara Pemerintah, BAZNAS Jateng, BAZNAS Kab/Kota dan LAZ perlu lebih ditingkatkan untuk memaksimalkan alokasi bantuan guna mengentaskan kemiskinan dan penyaluran zakat tepat sasaran.
Rakor tersebut dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA di hotel Swiss Belinn Saripetojo Solo. Ketua BAZNAS Jateng, KH Ahmad Darodji mengatakan sinergisitas Pemprov dan BAZNAS sudah terjalin selama beberapa waktu terakhir. Namun BAZNAS Provinsi dengan BAZNAS Kab/Kota dan LAZ belum banyak bekerja sama. Oleh karena itu, mereka dikumpulkan agar rencana kolaborasi dengan pemerintah ini disambut pengurus BAZNAS Kab/Kota dan LAZ.
Sekda Jateng mengatakan "Kami mengapresiasi upaya BAZNAS untuk menjalin kolaborasi ini. Prinsipnya mengelola dana zakat hampir sama dengan mengelola dana APBD butuh kehati-hatian dan transparansi".
*sumber : Suara Merdeka
BERITA15/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Bakal Selesaikan Perbaikan 750 Unit RTLH
Purwokerto - Sebagai bagian dari upaya membantu pemerintah dalam peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masyarakat, BAZNAS Jateng pada tahun ini akan menyelesaikan perbaikan RTLH sebanyak 750 unit.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Jateng menyerahkan simbolis bantuan untuk perbaikan rumah tidak layak huni di Banyumas. Selain itu BAZNAS Jateng juga memberikan penghargaan kepada Pj Bupati Banyumas Hanung Cahya Saputro atas kontribusinya dalam mengembangkan BAZNAS.
BAZNAS akan terus berkomitmen untuk membantu pemerintahan dalam mengupayakan adanya peningkatan kualitas rumah tidak layak huni.
sumber : Suara Merdeka
BERITA05/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Tengah.
Lihat Daftar Rekening →