WhatsApp Icon
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp472 Juta untuk 150 Mustahik di Banjarnegara

BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp472 Juta untuk 150 Mustahik di Banjarnegara

Banjarnegara — BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat dengan menyalurkan bantuan modal usaha senilai Rp472 juta kepada 150 mustahik di Banjarnegara, Kamis (12/2/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada 95 mustahik di Banjarnegara dan 55 mustahik dari Wonosobo. Program ini bertujuan untuk memperkuat usaha mikro sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program mustahik produktif yang difokuskan pada pemberdayaan ekonomi agar para penerima manfaat memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan. Para mustahik berasal dari berbagai sektor usaha kecil, seperti warung kelontong, kuliner rumahan, pertanian skala kecil, hingga jasa.

Selain bantuan modal, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah juga memberikan pendampingan usaha secara intensif serta melakukan evaluasi berkala guna memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.

Penguatan ekonomi umat melalui program produktif akan terus menjadi prioritas. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan penghimpunan serta pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

23/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Modal Usaha Produktif kepada 85 Mustahik di Pemalang

BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Modal Usaha Produktif kepada 85 Mustahik di Pemalang

Pemalang — BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui kegiatan Pembekalan dan Pentasharufan Modal Usaha Mustahik Produktif Tahap II Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Regina Pemalang, Selasa (3/2/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pekalongan, Nurkholes, S.H., M.Si., Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Pemalang.

Dalam kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan modal usaha kepada 85 mustahik asal Kabupaten Pemalang. Masing-masing mustahik menerima bantuan modal usaha sebesar Rp3.000.000, dengan total nilai pentasharufan mencapai Rp255.000.000.

Selain bantuan modal, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah juga memberikan dukungan operasional berupa transportasi bagi mustahik sebesar Rp100.000 per orang, serta transportasi pendamping sebesar Rp250.000 per orang. Pendampingan dilakukan oleh 17 pendamping mustahik yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Pemalang, sebagai upaya memastikan keberlanjutan dan optimalisasi usaha para penerima manfaat.

Para mustahik yang menerima bantuan tergabung dalam berbagai kluster usaha produktif, meliputi:

  • Toko kelontong
  • Kuliner/Boga
  • Bengkel/Mekanik
  • Peternakan/Pertanian
  • Penjahit/Konveksi
  • Laundry

Melalui pembekalan yang diberikan, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang baik, disiplin keuangan, serta komitmen untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan agar mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, BAZNAS Kabupaten Pemalang, dan pemerintah daerah, dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi umat yang terencana dan tepat sasaran.

BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat yang berkeadilan dan berkelanjutan.

03/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov. Jateng
Baznas Jateng Salurkan Bantuan Jambanisasi Rp1,912 Miliar untuk RTLH

BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan bertajuk Sosialisasi ZIS, Pembekalan, dan Pentasharufan pada 30 Desember 2025 di Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah dan tepat sasaran. Melalui program ini, BAZNAS Jateng menyalurkan dana sebesar Rp1,912 miliar yang difokuskan pada program jambanisasi dan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai upaya peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah KH. Ahmad Darodji, jajaran pimpinan dan amil BAZNAS Jawa Tengah, serta perwakilan penerima manfaat. Turut hadir Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wahid yang memberikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Jawa Tengah. Dalam sambutannya, KH. Ahmad Darodji menegaskan pentingnya pemanfaatan dana ZIS untuk kebutuhan dasar masyarakat. “Rumah yang layak dan sanitasi yang sehat akan membuat keluarga bisa beristirahat dengan nyaman, bangun lebih segar, dan siap bekerja dan belajar,” ujarnya.

Abdul Wahid menyampaikan bahwa BAZNAS Jawa Tengah layak menjadi contoh nasional dalam pengelolaan zakat.BAZNAS Jateng sebagai salah satu role model pengelolaan zakat di Indonesia mampu menghadirkan manfaat nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Menurutnya, program-program yang menyentuh kebutuhan dasar seperti sanitasi dan hunian layak merupakan wujud nyata keberpihakan zakat kepada kelompok rentan dan masyarakat kurang mampu.

 

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jawa Tengah menyalurkan bantuan berupa 200 unit jamban sehat senilai Rp1,274 miliar, renovasi 21 unit rumah tidak layak huni senilai Rp400 juta, serta bantuan bagi 36 rumah terdampak bencana di Kabupaten Banjarnegara termasuk dukungan transportasi penerima manfaat. Program jambanisasi dan renovasi RTLH ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, layak, dan bermartabat, sekaligus menegaskan peran strategis dana ZIS sebagai instrumen pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.

 

kontributor by Iffat Attaylah Salam

08/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Matangkan Penyaluran Donasi Untuk Korban Bencana Sumatera

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah sedang mematangkan persiapan penyerahan bantuan donasi bagi korban bencana di wilayah Sumatera. Total bantuan yang akan disalurkan mencapai Rp2.184.471.895 yang dihimpun dari partisipasi BAZNAS tingkat provinsi serta kabupaten/kota di Jawa Tengah. Persiapan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi guna memastikan proses penyaluran berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama lima BAZNAS kabupaten/kota, yakni BAZNAS Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Surakarta, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Sukoharjo. Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda penting, antara lain mekanisme penyaluran bantuan, pembagian peran masing-masing BAZNAS, penentuan wilayah sasaran, serta penyesuaian bentuk bantuan dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

Melalui perencanaan yang matang dan koordinasi lintas daerah, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap penyerahan titipan donasi dapat berlangsung secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak hanya meringankan beban para korban bencana, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak di wilayah Sumatera.

 

 

kontributor by Akbar Maulana Yusuf

08/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov. Jateng
Berfokus Ke Pemulihan Tempat Ibadah Dan Pendidikan Baznas Jawa Tengah Menyalurkan Donasi Sebesar 500 Juta Ke Sumatera Barat

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan amanah donasi sebesar Rp500 juta kepada Baznas Provinsi Sumatera Barat untuk mendukung pemulihan sarana pendidikan dan Pondok Harakatul Qur'an yang terdampak bencana.

Penyaluran ini merupakan wujud solidaritas kemanusiaan dari masyarakat Jawa Tengah terhadap korban bencana di Sumatera Barat, dengan fokus membangkitkan kembali kehidupan melalui perbaikan fasilitas pendidikan. Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Darodji, menekankan bahwa donasi ini diharapkan mempercepat pemulihan dan kemandirian masyarakat setempat.

Dana tersebut dialokasikan khusus untuk rehabilitasi sarana pendidikan dan pondok pesantren, termasuk Pondok Harakatul Qur'an, guna memastikan proses belajar mengajar berlanjut dan mendukung kehidupan normal warga. Harapannya, bantuan ini membangkitkan semangat dan ekonomi umat pascabencana.

 

kontributor by Akbar Maulana Yusuf

08/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Prov. Jateng

Berita Terbaru

Program ZMart BAZNAS Wujudkan Impian Ibu Sri Rejeki untuk Kehidupan Lebih Baik
Program ZMart BAZNAS Wujudkan Impian Ibu Sri Rejeki untuk Kehidupan Lebih Baik
Gempa besar yang mengguncang Yogyakarta pada tahun 2006 menjadi titik balik dalam kehidupan Sri Rejeki. Kehilangan sebagian besar aset membuatnya harus menghadapi kenyataan pahit untuk memulai segalanya dari awal. Sebagai penjual nasi rames di Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, ia berjuang keras mencukupi kebutuhan keluarga. Namun, penghasilannya yang tidak menentu sering kali membuat kebutuhan pokok pun sulit dipenuhi. Kondisi ini perlahan berubah ketika BAZNAS hadir melalui program ZMart. Dengan bantuan berupa rombong usaha yang lebih modern, usaha Sri mendapatkan angin segar. “Dulu penghasilan saya pas-pasan, kadang tidak cukup untuk keperluan sehari-hari atau bayar cicilan. Tapi sejak ada rombong ZMart dari BAZNAS, penghasilan saya meningkat sampai Rp200.000 per hari. Rasanya seperti keajaiban,” kata Sri penuh rasa syukur. Rombong baru tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat dagang, tetapi juga meningkatkan daya tarik usahanya. Pelanggan yang datang semakin banyak karena tampilannya yang lebih profesional dan menarik. Hal ini membantu Sri memperluas jangkauan pembelinya, sehingga dagangan nasi ramesnya lebih laris. Tidak berhenti di situ, BAZNAS juga memberikan pendampingan usaha kepada Sri. Melalui pelatihan ini, ia belajar cara mengatur keuangan dengan lebih bijak, mengelola bahan baku, dan menjaga kualitas dagangan. Pendampingan semacam ini sangat membantu Sri dalam menjalankan usahanya secara berkelanjutan, sehingga ia tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk terus berkembang. Keberhasilan usaha ini membuat Sri mampu melunasi cicilan yang selama ini menjadi beban. Dengan penghasilan yang lebih stabil, ia juga bisa memenuhi kebutuhan keluarganya dengan lebih baik. “Saya merasa hidup saya berubah. Sekarang saya tidak perlu khawatir lagi soal kebutuhan sehari-hari. Rasanya seperti memulai hidup baru,” tambah Sri. Kisah Sri adalah contoh nyata bagaimana zakat yang dikelola dengan amanah dapat mengubah kehidupan mustahik. Sebagai lembaga pengelola zakat nasional, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi juga memberdayakan mustahik agar mereka bisa mandiri secara ekonomi. Program Zmart menjadi salah satu bukti nyata upaya ini, dengan menyediakan fasilitas fisik seperti rombong usaha sekaligus pelatihan untuk mendukung keberlanjutan usaha. Program ZMart sendiri dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha kecil seperti Sri agar mampu meningkatkan pendapatan dan memperbaiki kondisi ekonominya. Dukungan ini menjadi jembatan bagi mustahik untuk bangkit dari keterpurukan dan membangun masa depan yang lebih cerah. Dari kisah ini, terlihat bahwa zakat memiliki potensi besar untuk menjadi solusi jangka panjang bagi pengentasan kemiskinan. Dana zakat yang disalurkan melalui BAZNAS tidak hanya digunakan untuk membantu secara langsung, tetapi juga untuk menciptakan kesempatan bagi para mustahik agar mereka bisa mandiri. Sri kini menjalani hidup dengan penuh optimisme. Usaha nasi ramesnya terus berkembang, dan ia semakin percaya diri sebagai pelaku usaha. Bantuan dari BAZNAS tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga memulihkan semangat dan kepercayaan dirinya. Melalui kisah ini, BAZNAS mengajak umat Islam untuk terus mendukung program-program pemberdayaan. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, setiap umat berkontribusi dalam menciptakan perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan. Sri hanyalah satu dari banyak mustahik yang merasakan manfaat dari program ini. Dukungan masyarakat akan membantu lebih banyak mustahik lainnya untuk bangkit dan meraih kehidupan yang lebih baik. Zakat tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memberdayakan masyarakat. Kisah Sri adalah bukti nyata bagaimana zakat mampu mengubah hidup seseorang secara berkelanjutan. Mari terus salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak orang yang terbantu dan merasakan manfaatnya. Bersama BAZNAS, kita bisa membantu mustahik seperti Sri mewujudkan masa depan yang lebih cerah.
BERITA03/12/2024 | LAILA
Penyelenggaraan BIMTEK RENSTRA, RENJA, RKAT, SIMBA, IZN dan KDZ oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Guna Optimalisasi Kerja Tahun 2025
Penyelenggaraan BIMTEK RENSTRA, RENJA, RKAT, SIMBA, IZN dan KDZ oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Guna Optimalisasi Kerja Tahun 2025
Solo - BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan pendampingan BIMTEK RENSTRA, RENJA, RKAT dan SIMBA. Selain itu, dilakukan juga BIMTEK Pengisian Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat bagi BAZNAS Kab/Kota tahun 2024. Acara berlangsung tiga hari pada tanggal (11-13/11/2024) di Kota Surakarta ini diikuti oleh Pimpinan dan Pegawai/Pelaksana BAZNAS Kab/Kota se Jawa Tengah yang selama pelaksanaan dibagi menjadi 2 kelas dan acara BIMTEK ditutup secara resmi oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Alhamdulillah, dalam kesempatan ini para peserta tuntas menyelesaikan penginputan IZN dan KDZ yang diverifikasi tim BAZNAS RI. Selanjutnya dilakukan juga pengesahan RKAT Tahun 2025 bagi BAZNAS Kab/kota. Adanya kegiatan tersebut diharapkan BAZNAS Kab/Kota se-Jawa Tengah dapat mengoptimalkan perencanaan kegiatan pada tahun 2025. Sehingga kontribusi BAZNAS dalam pembangunan sosial ekonomi masyarakat semakin signifikan.
BERITA13/11/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Serahkan Bantuan Modal Usaha 126 Mustahik
BAZNAS Jateng Serahkan Bantuan Modal Usaha 126 Mustahik
Kebumen - BAZNAS Jateng menyerahkan bantuan modal usaha kepada 126 mustahik di Kebumen. Total bantuan modal usaha sejumlah Rp 330.750.000 ini diberikan kepada mustahik produktif yang berprofesi sebagai petani, peternak, pedagang sayur, perajin, jasa bengkel, hingga potong rambut. Setiap mustahik mendapatkan bantuan modal sebesar Rp 3.000.000. Penyerahan bantuan di Trio Azana Style Hotel Kebumen ini dihadiri oleh Pjs Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan, Ketua BAZNAS Jateng KH Ahmad Darodji, Ketua BAZNAS Kebumen KH Bambang Sucipto, serta para pendamping dan penerima bantuan modal usaha. Ketua BAZNAS Jateng Ahmad Darodji menyampaikan bahwa pihaknya mendukun program pemerintah dalam rangka mengentasakan kemiskinan ekstrem di wilayah Jawa Tengah melalui pendistribusian dana zakat untuk bantuan modal usaha. Program ini dilaksanakan di seluruh kab/kota di Jawa Tengah. Hanya saja tahun ini porsi banyak daerah yang tingkat kemiskinan lebih tinggi. Sehingga Kebumen lebih banyak dibandingkan dengan daerah lainnya. Pihaknya juga terus memonitor perkembangan mustahik penerima bantuan. Untuk itu, diberikan pendamping yang tinggal tidak jauh dari rumah penerima bertugas memonitor kemajuan para mustahik. Pjs Bupati Kebumen Boedyo Dharmawan menyampaikan terima kasih atas pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan , terlebih bantuan tersebut bersifat produktif. Sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat dan keberkahan serta mendorong kesejahteraan masyarakat . *Sumber : Suara Merdeka (09/10/2024)
BERITA09/10/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 diselenggarakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN)
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 diselenggarakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN)
Untuk pertama kalinya dalam Sejarah, Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 diselenggarakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (25/9/2024). Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada Rabu – Jum’at (25-27/9/2024) dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur pimpinan BAZNAS se-Indonesia, termasuk dari Pusat, 38 BAZNAS Provinsi, dan 514 BAZNAS Kabupaten/Kota. Rakornas yang dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo tersebut mengusung tema “Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita”. “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Rapat Koordinasi Nasional Badan Amil Zakat Nasional tahun 2024 saya nyatakan dibuka secara resmi. Terima kasih,” ujar Presiden Jokowi. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyampaikan bahwa Rakornas BAZNAS 2024 bertujuan memperkuat tata kelola zakat nasional, sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan maksimal dan terintegrasi antara BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota. “Tujuan Rakornas ini adalah untuk meningkatkan tata kelola kinerja pengelolaan ZIS-DSKL secara nasional dalam rangka mencapai visi dan misi BAZNAS tahun 2025, sehingga ZIS-DSKL dapat menyejahterakan mustahik secara nasional melalui BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota," pungkasnya
BERITA27/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Rakornas 2024, BAZNAS Jateng Komitmen dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan
Rakornas 2024, BAZNAS Jateng Komitmen dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si memimpin doa dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tahun 2024 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Rabu (25/09/2024). Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si memulai doa dengan membaca surah al-Fatihah, atau surah pertama dalam al-Qur'an. Ia kemudian memanjatkan doa atas banyak nikmat yang telah dikaruniakan. “Ya Allah ya Qohar. Berkat rahmatmu saudara-saudara kami, menitipkan amanah berupa zakat kepada kami,” tuturnya. Dalam kesempatan tersebut, Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si menyelipkan doa atas keberhasilan yang BAZNAS persembahkan kepada bangsa Indonesia. “Atas izinmu kami sudah hadir di berbagai musibah dan bencana, bahkan atas izinmu kami sudah berbuat untuk mengatasi kemiskinan, kemiskinan ekstrem dan stunting yang kini menjadi prioritas program kami,” lanjutnya. Selain itu Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si juga mengajakan kepada 1.200 peserta yang berasal dari unsur pimpinan BAZNAS se-Indonesia dari pusat, 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota untuk memohon kepada Allah SWT supaya memudahkan jalan BAZNAS, melapangkan dada dan menjernihkan fikiran. “Sehingga, kami mampu mewujudkan nusantara baru, Indonesia maju dengan BAZNAS sebagai lembaga utama mensejahterakan umat. Membuat para muzaki merasa tenteram, membuat para mustahik merasa berbahagia dan setiap orang berucap, sungguh nikmat berzakat,” terangnya. Sebagai informasi bahwa Rakornas BAZNAS 2024 dibuka langsung oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Ibu Kota Nusantara, kemudian acara dilanjutkan di Balikpapan selama tiga hari mulai Rabu – Jum’at (25-27/9/2024). Kepala Negara menyampaikan terkait pentingnya penguatan tata kelola zakat yang profesional dan transparan sebagai upaya untuk memaksimalkan potensi zakat dalam menyejahterakan masyarakat. Oleh sebab itu, Presiden mengapresiasi peningkatan signifikan dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Sejak dimulainya Gerakan Cinta Zakat pada tahun 2021, pertumbuhan zakat dan infaq mencapai rata-rata 30 persen per tahun.
BERITA26/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Sinergi Baznas Jateng-Bupati Semarang Kurangi Angka Kemiskinan
Sinergi Baznas Jateng-Bupati Semarang Kurangi Angka Kemiskinan
UNGARAN - Sebanyak 80 peserta Pelatihan Kerja Menjahit bagi Pemula didorong menjadi pengusaha mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha dalam Peluncuran Pelatihan Kerja Program Menjahit, Senin (23/9/24), meminta peserta bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan Program tersebut difasilitasi oleh Baznas RI, Baznas Jateng, Baznas Kabupaten Semarang, Pemkab Semarang, dan Paragon Corp.Program tersebut difasilitasi oleh Baznas RI, Baznas Jateng, Baznas Kabupaten Semarang, Pemkab Semarang, dan Paragon Corp. ''Selain bisa terserap bekerja di perusahaan-perusahaan di Kabupaten Semarang, saya berharap peserta mampu menjadi pengusaha di bidang bisnis busana. Saya sampaikan terima kasih atas dukungan Baznas dan Paragon Corp,'' kata Ngesti Nugraha di pendapa rumah dinas bupati di Ungaran. Peserta pelatihan merupakan remaja usia produktif 18-34 tahun, warga Kabupaten Semarang. Berita lengkapnya : https://www.suaramerdeka.com/semarang-raya/0413601482/peserta-pelatihan-menjahit-didorong-jadi-pengusaha-sinergi-baznas-bupati-semarang-kurangi-angka-kemiskinan
BERITA24/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
200 Sukarelawan BAZNAS Dilatih Tanggap Bencana
200 Sukarelawan BAZNAS Dilatih Tanggap Bencana
Solo - Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menggelar pelatihan tanggap bencana dengan tema manajemen dan teknik dasar pemadam kebakaran. Kegiatan yang diikuti 200 komandan dan sukarelawan BAZNAS se-Jawa Tengah tersebut digelar di aula RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta. Asistem Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyar Pemprov. Jateng Ema Rachmawati dalam sambutannya mengemukakan penanggulangan bencana merupakan rangkaian kegiatan yang bersifat rehabilitatif dan penyelamatan. Dia mengapresiasi BAZNAS Jateng yang memberikan pelatihan tanggap bencana kepada para sukarelawan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Jateng KH Dr Ahmad Darodji mengatakan, kegiatan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) sudah berjalan selama empat tahun dan telah melatih sebanyak 500 sukarelawan. Dalam kegiatan BTB yang digelar Selasa (17/9), BAZNAS melatih 200 sukarelawan untuk mengantisipasi bencana kebakaran. Sumber: suara merdeka
BERITA21/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Kunjungan Kerja BAZNAS Provinsi Riau
Kunjungan Kerja BAZNAS Provinsi Riau
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyambut hangat BAZNAS Provinsi Riau yang berkunjung ke Kantor BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Kamis (19/9/2024). Studi tiru tersebut guna mendapatkan pengetahuan langsung serta memperkuat tali silaturrami dan penguatan tata kelola lembaga. Tujuan ini tentu saja agar program-program penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS Provinsi Riau bisa lebih optimal. Hadir selaku tuan rumah, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Drs. KH. Ahmad Hadlor Ihsan, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Zain Yusuf, MM., Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. H. Rozihan, S.H., M.Ag, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Tengah H. Sholahuddin Aly, SH dan sekretaris BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Ahyani, M.Si. Sedangkan, dari pihak BAZNAS Provinsi Riau dipimpin Dr. Yahanan, M.Sy beserta jajaran pelaksana. Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dapat menyelesaikan beragam persoalan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, salah satu kunci sukses program bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah karena menerjunkan para pendamping. Hal ini agar para mustahik dapat fokus mengelola bantuan serta bisa melakukan pengembangan usahanya. Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas bagaimana dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap BAZNAS Provisni Jawa Tengah. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah melalui Instruksi Gubernur Jawa Timur yang mewajibkan seluruh ASN Tingkat Provinsi untuk menunaikan zakat mereka ke BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Kunjungan ini diharapkan akan semakin memperkuat sinergi antar BAZNAS guna bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan dan akuntabel
BERITA19/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Milad UNS Salurkan Donasi Palestina Melalui BAZNAS Jateng
Milad UNS Salurkan Donasi Palestina Melalui BAZNAS Jateng
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menerima titipan dana kemanusiaan untuk masyarakat Palestina sebesar Rp. 30.000.000,- dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Sebelas Maret, Rabu (18/9/2024) malam. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan disela-sela kegiatan UNS Bersholawat dan Milad Gerakan Zakat UNS ke-20. Acara tersebut berlangsung di Masjid Nurul Huda UNS berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Dalam kegiatan ini, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada UPZ UNS yang telah turut serta membantu penangan kemiskinan melalui dana zakat, infak dan sedekah. Oleh sebab itu Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si berharap agar dalam pendistribusian tidak hanya mengedepankan pemberian secara konsumtif. Akan tetapi, produktif dengan melalui pelatihan kerja maupun pemberian modal usaha. Selain itu, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat Indonesia untuk berdonasi dan mendoakan keselamatan warga Palestina yang masih berada di bawah serangan Israel. Bantuan dapat disalurkan melalui transfer ke rekening BSI BSI 7-266-13.9203 a.n BAZNAS Jateng Donasi.
BERITA18/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Optimalkan Kerja Sama BAZNAS dan LAZ
Optimalkan Kerja Sama BAZNAS dan LAZ
Solo - Koordinasi dan kerja sama antara Pemerintah, BAZNAS Jateng, BAZNAS Kab/Kota dan LAZ perlu lebih ditingkatkan untuk memaksimalkan alokasi bantuan guna mengentaskan kemiskinan dan penyaluran zakat tepat sasaran. Rakor tersebut dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA di hotel Swiss Belinn Saripetojo Solo. Ketua BAZNAS Jateng, KH Ahmad Darodji mengatakan sinergisitas Pemprov dan BAZNAS sudah terjalin selama beberapa waktu terakhir. Namun BAZNAS Provinsi dengan BAZNAS Kab/Kota dan LAZ belum banyak bekerja sama. Oleh karena itu, mereka dikumpulkan agar rencana kolaborasi dengan pemerintah ini disambut pengurus BAZNAS Kab/Kota dan LAZ. Sekda Jateng mengatakan "Kami mengapresiasi upaya BAZNAS untuk menjalin kolaborasi ini. Prinsipnya mengelola dana zakat hampir sama dengan mengelola dana APBD butuh kehati-hatian dan transparansi". *sumber : Suara Merdeka
BERITA15/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Bakal Selesaikan Perbaikan 750 Unit RTLH
BAZNAS Jateng Bakal Selesaikan Perbaikan 750 Unit RTLH
Purwokerto - Sebagai bagian dari upaya membantu pemerintah dalam peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masyarakat, BAZNAS Jateng pada tahun ini akan menyelesaikan perbaikan RTLH sebanyak 750 unit. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Jateng menyerahkan simbolis bantuan untuk perbaikan rumah tidak layak huni di Banyumas. Selain itu BAZNAS Jateng juga memberikan penghargaan kepada Pj Bupati Banyumas Hanung Cahya Saputro atas kontribusinya dalam mengembangkan BAZNAS. BAZNAS akan terus berkomitmen untuk membantu pemerintahan dalam mengupayakan adanya peningkatan kualitas rumah tidak layak huni. sumber : Suara Merdeka
BERITA05/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Bagikan Bantuan Modal Usaha untuk 3.500 Mustahik Produktif
BAZNAS Jateng Bagikan Bantuan Modal Usaha untuk 3.500 Mustahik Produktif
Magelang - Melalui kegiatan pembekalan dan pendistribusian di Atria Hotel Magelang, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah memberikan modal kepada 3.500 mustahik produktif di wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung pada Selasa (3/9). Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Prov. Jateng, Dra. Ema Rachmawati dalam sambutannya "Kita sangat bersyukur karena sejak pandemi tahun 2020 pemberdayaan ekonomi memang digencarkan Pak Kyai selaku ketua BAZNAS Jateng, terutama bantuan untuk kemiskinan ekstrem di Jateng. Mungkin sudah 15.000 yang dilatih dan diberi bantuan modal oleh BAZNAS Jateng". "Yang bergerak mencari mustahik itu pendamping, dimana nantinya mereka akan selalu dimonitor dan dievaluasi. Mustahik yang berhak menerima adalah fakir miskin, sebab mereka yang perlu ditingkatkan skillnya agar dapat keluar dari kemiskinan' ujar Ketua BAZNAS Jateng. Sumber : Suara Merdeka
BERITA04/09/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
3500 Mustahik Produktif Terima Bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
3500 Mustahik Produktif Terima Bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
Tegal - Sebanyak 3500 mustahik produktif dari tiga daerah menerima bantuan modal dari BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, di Hotel Premiere Tegal, Selasa (27/8) Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji mengatakan, bantuan modal usaha telah diberikan kepada 14.500 mustahik se- Jawa Tengah. Selain mendapatkan modal, para mustahik juga mendapatkan pendampingan dari penyuluh keagamaan Kemenag setempat. KH. Ahmad Darodji menjelaskan bantuan permodalan sebesar Rp 3 Juta dimanfaatkan para mustahik untuk merintis beberapa usaha seperti kuliner, retail, toko kelontong, konveksi dan jasa. Sementara, Penjabat Wali Kota Tegal, Dadang Somantri mengungkapkan, bantuan yang diterima perwakilan mustahik bukan sekedar angka, melainkan sebuah kesempatan dan harapan. Dia berharap bantuan itu bisa menjadi katalisator bagi usaha yang dijalankan, memberikan dorongan yang diperlukan untuk memperluas usaha, meningkatkan produktivitas serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Sumber : Suara Merdeka
BERITA27/08/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Bantu Mustahik Bangun 750 Unit RTLH Jadi Hunian Nyaman Ditinggali
BAZNAS Jateng Bantu Mustahik Bangun 750 Unit RTLH Jadi Hunian Nyaman Ditinggali
Semarang - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan untuk membedah dan membangun 750 unit rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi hunian nyaman ditinggali. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan kepada penerima manfaat pada saat “Pembekalan dan Pendistribusian Bantuan RTLH bagi Mustahik Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Jawa Tengah”, di Hotel Candi Indah Semarang, Senin (5/8/2024). Ketua Baznas Jawa Tengah KH Ahmad Darodji menyampaikan, pembangunan atau renovasi unit rumah sebanyak tersebut akan dilaksanakan secara bertahap. Untuk tahap pertama akan dibedah sebanyak 150 unit rumah. Kiai Darodji juga berpesan kepada mustahik yang menerima manfaat untuk mendoakan para muzakki, agar ke depan dana yang terkumpul semakin banyak. Dengan demikian, dana yang disalurkan juga makin banyak pula. “Kita bersama pemerintah, tadi disampaikan dana APBD terbatas. Kita menyadari hal itu. Alhamdulillah Baznas cukup efektif dengan keberadaan dana yang diberikan kepada Baznas,” katanya. Menurunkan Kemiskinan Sementara itu, Kabiro Kesejahteraan Rakyat yang juga Plh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah, Tegoch Hadi Noegroho yang hadir mewakili Pj Gubernur Jateng, menyampaikan, bantuan RTLH Baznas sangat bermanfaat untuk mengurangi kemiskinan. “Ini sangat luar biasa untuk mengurangi angka kemiskinan di Jawa Tengah, khususnya kemiskinan ekstrem. Jadi dengan adanya kolaborasi antara Pemprov Jawa Tengah dengan Baznas ini, kita berharap akan bisa menurunkan angka kemiskinan di Jawa Tengah,” katanya. Tegoch berharap, melalui kolaborasi itu bisa berjalan terus, termasuk dengan lembaga lain, seperti BUMN dan BUMD yang saat ini juga sudah bekerja sama. “Semoga kerja sama ini bisa mensejahterakan masyarakat di Jawa Tengah,” katanya *sumber : Suara Merdeka
BERITA05/08/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Pelatihan Boga di Asrama Haji Donohudan (AHD) Boyolali
Pelatihan Boga di Asrama Haji Donohudan (AHD) Boyolali
Boyolali - Sebanyak 130 orang dari wilayah eks Karesidenan Pekalongan dan perwakilan Ponpes se-Solo Raya mengikuti Pelatihan UMKM Usaha Boga bagi warga desa miskin ekstrem Jateng. Kegiatan yang digelar di Asrama Haji Donohudan (AHD) Ngemplak, Boyolali itu digelas BAZNAS Probinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Mahkamah Agung. Kegiatan digelar selama tiga hari, Sabtu-Senin (3-5/8). Pelatihan sekaligus mengantisipasi Program Makan Siang Gratis yang akan diluncurkan pemerintah. Dalam pelatihan itu, disajikan contoh menu sehat dengan anggaran RP 12,500-Rp 13,000/porsi. Ditemui usai pembukaan acara, Ketua Muda Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, Yulius mengungkapkan bahwa MA Peduli didukung 8.000 hakim se-Indonesia. Biasanya, mereka membantu korban bencana, seperti dilakukan untuk korban bencana di Lombok, Palu, Cianjur dan Jakarta. Senada, Ketua Baznas Jateng KH Ahmad Daroji menyambut positif keterlibatan MA untuk turut memberantas kemiskinan. Dia berharap, kerja sama itu bisa menular ke lembaga lainnya. "Sebab pemberantasan kemiskinan, juga stunting adalah tanggung jawab bersama semua pihak," ujarnya. Terkait pelatihan usaha boga tersebut, dia menyebut sudah mencakup 500 pelaku UMKM. Hingga Oktober nanti, diharapkan ada 1.000 pelaku usaha boga mendapatkan pelatihan. *sumber : Suara Merdeka
BERITA03/08/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Raih Penghargaan dari Sekda Jateng atas Partisipasi dalam Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS Jateng Raih Penghargaan dari Sekda Jateng atas Partisipasi dalam Pengentasan Kemiskinan
Semarang - BAZNAS Jateng mendapatkan apresiasi dari Pemprov Jateng, terkait partisipasi BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan melalui stimulan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Penghargaan diserahkan oleh Sekda Jateng Sumarno kepada Ketua BAZNAS Jateng KH Ahmad Darodji , di Hall Pameran Atrium, Mall Ciputra Semarang, Rabu (24/7). Dijelaskan, jika membantu terkait RTLH perlu kolaborasi dengan Disperakim. Dengan program tersebut menyebabkan jumlah rumah tak layak huni tiap tahun semakin berkurang."Setiap tahun ada program RTLH sesuai dengan kemampuan anggaran BAZNAS. Dan kalau bisa, rumah di daerah rawan bencana ada relokasi. Kepala daerah sediakan tanah, kita yang bantu buatkan rumah," tutur Kiai Darodji didampingi dengan Sekretaris BAZNAS Jateng, Ahyani. *sumber : Suara Merdeka
BERITA29/07/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Bantu Modal Usaha untuk 105 Mustahik Produktif
BAZNAS Jateng Bantu Modal Usaha untuk 105 Mustahik Produktif
Ungaran - BAZNAS Provinsi Jateng memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp 330.750.000 untuk 105 mustahik produktif yang berada di Kota Semarang, Kab. Semarang dan Kota Salatiga di Ungaran, Sabtu (17/7). Setiap mustahik mendapatkan bantuan sebesar Rp 3.000.000 untuk memperbesar usahanya. Penyerahan bantuan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad dan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. KH Ahmad Darodji di The Wujil Ungaran, Kabupaten Semarang. Pada tahun kemarin kami launching bantuan modal untuk 3000 mustahik, namun pada tahun ini kami memberikan bantuan modal untuk 3500 mustahik . Dan harapannya dari pemberian modal ini sebagai stimulan sekaligus kedepannya dari mustahik menjadi munfik/muzaki, ucap Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah. Mustahik yang mendapatkan bantuan berasal dari Kabupaten Semarang 45 orang dengan 9 pendamping, Kota Semarang 45 orang dengan 9 pendamping, dan Kota Salatiga 15 orang dengan 3 pendamping. Mereka merupakan pengusaha bidang kuliner, retailer, laundry, menjahit, pertanian, peternakan, cuci motor, dan lain-lain. *sumber : Suara Merdeka
BERITA29/07/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Nilai Program Makan Bergizi Gratis sebagai Momentum Penggerak Ekonomi Kerakyatan
BAZNAS Jateng Nilai Program Makan Bergizi Gratis sebagai Momentum Penggerak Ekonomi Kerakyatan
Solo - Program Makan Bergizi Gratis oleh Presiden-Wapres RI terpilih, dianggap pengurus BAZNAS Jateng sebagai momentum untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Baznas Jateng berharap, program ini bisa melibatkan warga di sekitar lokasi pelaksanaannya. "Kami perkirakan, yang untung nantinya bukan hanya anak sekolah karena mendapatkan gizi baik dan Insya Allah bebas stunting. Tapi juga mereka yang memasak dan penyedia bahan baku,” kata Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Darodji. Baznas Jateng, menurut Ahmad, telah memaksimalkan peluang peningkatan ekonomi kerakyatan dari program Makan Bergizi Gratis itu dengan melatih ratusan mustahik dari eks Karesidenan Semarang, Surakarta dan Kedu-Banyumas. Tujuannya supaya mereka siap dilibatkan sebagai pengolah bahan makanan dalam program tersebut. “Ini adalah pelatihan kali ketiga. Sudah 450 peserta yang dilatih. Nantinya pelatihan boga ini kami lanjutkan ke daerah lain di Jateng. Baznas kabupaten/kota juga diharapkan ikut melaksanakannya,” jelas dia. Para peserta, bebernya, tidak hanya dilatih memasak makanan sehat dan bergizi. “Mereka diajarkan juga bagaimana memilih menu harian, mengetahui kadar gizi, sampai memilih tempat atau wadah makanan. Kami bahkan sudah membuat buku untuk menyusun menu, menghitung gizi dan biayanya,” urai Ketua BAZNAS Jateng *sumber : Suara Merdeka
BERITA22/07/2024 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat