Berita Terbaru
BAZNAS Jateng Salurkan Santunan kepada 120 Anak Yatim PSSA Magelang Bersama Dinas Sosial
Semarang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menyalurkan santunan kepada 120 anak yatim di Panti Sosial Asuhan Anak (PSSA) Magelang. Kegiatan yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan.
Santunan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus memberikan semangat agar mereka terus tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita. Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi serta penguatan kepedulian sosial antara pemerintah, BAZNAS, dan berbagai pihak terhadap kesejahteraan anak.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan salah satu amanah yang terus diwujudkan melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). BAZNAS berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup dan masa depan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah mengapresiasi sinergi antara BAZNAS dan Dinas Sosial dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak anak-anak dan kelompok rentan yang memperoleh manfaat serta kesempatan untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan Bantuan bagi Pasien Kurang Mampu Bersama RSUD Dr. Moewardi
Surakarta – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama RSUD Dr. Moewardi menyalurkan bantuan kepada pasien kurang mampu pada 5 Maret 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di bidang kemanusiaan dan kesehatan.
Bantuan diberikan untuk membantu meringankan beban pasien dan keluarga yang tengah menjalani proses pengobatan. Melalui kolaborasi dengan RSUD Dr. Moewardi, penyaluran bantuan diharapkan dapat tepat sasaran sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus penyaluran dana ZIS. Selain mendukung pemberdayaan ekonomi dan pendidikan, BAZNAS juga berkomitmen membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik, khususnya bagi pasien dari keluarga prasejahtera.
Sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dan RSUD Dr. Moewardi diharapkan dapat terus berlanjut dalam menghadirkan berbagai program sosial yang berdampak bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa dana zakat yang diamanahkan para muzaki dapat memberikan manfaat yang luas serta menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan Modal Usaha Rp310 Juta kepada 100 Mustahik Produktif di Magelang
Magelang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan modal usaha senilai Rp310 juta kepada a100 mustahik produktif yang berasal dari Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Temanggung pada 5 Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usha produktif.
Bantuan modal usaha diberikan kepada para pelaku usaha mikro yang telah memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat. Diharapkan, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat perekonomian keluarga sehingga para mustahik dapat bertransformasi menjadi pribadi yang mandiri.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa program bantuan modal usaha merupakan salah satu bentuk optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berorientasi pada pemberdayaan. Selain memperoleh bantuan permodalan, para penerima manfaat juga didorong untuk terus mengembangkan usahanya melalui pengelolaan yang baik dan berkelanjutan.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dalam menghadirkan manfaat zakat yang lebih produktif. Dengan sinergi bersama berbagai pihak, BAZNAS berharap semakin banyak pelaku usaha kecil yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, menciptakan peluang ekonomi, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Hadiri Istigasah Bersama GP Ansor di Gradhika Bhakti Praja
Semarang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menghadiri kegiatan Istigasah bersama GP Ansor yang diselenggarakan di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah pada 3 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah sekaligus memanjatkan doa bersama demi keselamatan, kedamaian, dan kemajuan Jawa Tengah.
Istigasah diikuti oleh jajaran pemerintah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta para kader GP Ansor dari berbagai daerah. Suasana khidmat mewarnai jalannya acara sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kehadiran BAZNAS Provinsi Jawa Tengah merupakan bagian dari komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun nilai-nilai kebersamaan. Selain berperan sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS juga aktif mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama membangun Jawa Tengah yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini diharapkan menjadi energi positif dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Kunjungan Komisi VIII DPR RI ke BAZNAS Jateng Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah
Semarang – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kunjungan ini menjadi momentum untuk berdiskusi mengenai optimalisasi tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah memaparkan berbagai program unggulan yang telah dijalankan, mulai dari pemberdayaan ekonomi mustahik, bantuan pendidikan, layanan kesehatan, hingga program kemanusiaan dan kebencanaan. Berbagai inovasi dalam penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS juga turut disampaikan sebagai bentuk komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para muzaki dan mustahik.
Kunjungan kerja ini menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Komisi VIII DPR RI dalam mendukung pengembangan ekosistem perzakatan nasional. Sinergi yang baik diharapkan mampu mendorong peningkatan literasi zakat, memperluas penghimpunan dana ZIS, serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyambut baik dukungan dari Komisi VIII DPR RI dan berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola zakat yang profesional, amanah, dan berorientasi pada pemberdayaan. Melalui kolaborasi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan, BAZNAS optimistis zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan Modal Usaha Rp5,25 Miliar dan Bantuan 750 RTLH Bersama Gubernur Jawa Tengah
Salatiga – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan modal usaha senilai Rp5.250.000.000 serta bantuan untuk 750 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam sebuah kegiatan yang digelar di Salatiga pada 24 Februari 2026. Penyerahan bantuan dilakukan bersama Gubernur Jawa Tengah sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan dan bantuan sosial.
Bantuan modal usaha diberikan kepada para mustahik produktif untuk memperkuat keberlangsungan usaha serta meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Sementara itu, bantuan RTLH ditujukan untuk mendukung perbaikan hunian masyarakat agar lebih layak, sehat, dan aman untuk ditempati.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah mengapresiasi sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi salah satu kunci dalam mempercepat upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Melalui program bantuan modal usaha dan RTLH ini, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap para penerima manfaat dapat semakin mandiri secara ekonomi serta memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Perkuat Kolaborasi Pascabencana Bersama Gubernur di Banjarnegara
Banjarnegara – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat kolaborasi penanganan pascabencana di Kabupaten Banjarnegara pada Februari 2026. Kegiatan yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah ini menjadi wujud sinergi dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat serta memastikan bantuan dapat diterima oleh warga yang terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah turut berpartisipasi dalam upaya pemulihan pascabencana melalui penyaluran bantuan kemanusiaan dan dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Kehadiran berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, relawan, hingga unsur kebencanaan, menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam membantu warga bangkit dari dampak bencana.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa kolaborasi merupakan kunci utama dalam penanganan bencana. Melalui penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya pada saat kondisi darurat maupun tahap pemulihan.
Gubernur Jawa Tengah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, BAZNAS, dan berbagai mitra kemanusiaan, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah akan terus mendukung berbagai program kemanusiaan dan kebencanaan sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta memperkuat kepedulian sosial di Jawa Tengah.
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Bersama Gubernur Salurkan 100 Paket Sembako bagi Warga Terdampak Longsor di Kabupaten Semarang
Kabupaten Semarang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan 100 paket sembako kepada warga terdampak tanah longsor di Kabupaten Semarang pada 23 Februari 2026. Penyaluran bantuan dilakukan bersama Gubernur Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.
Bantuan tersebut diserahkan kepada keluarga yang terdampak langsung oleh bencana longsor yang dipicu curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Selain menyerahkan bantuan logistik, rombongan juga meninjau kondisi di lokasi terdampak serta berdialog dengan warga mengenai kebutuhan yang masih diperlukan dalam proses pemulihan.
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS di lokasi bencana merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang disalurkan melalui program kemanusiaan. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah tidak hanya menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, tetapi juga menjadi kekuatan untuk menghadirkan pertolongan cepat bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
"Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat agar para penyintas dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi bencana. Sinergi antara pemerintah, BAZNAS, relawan, serta berbagai unsur masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat penanganan sekaligus proses pemulihan wilayah terdampak. Semangat kolaborasi tersebut juga terlihat dari keterlibatan berbagai pihak yang bersama-sama membantu evakuasi, pembersihan material longsor, hingga distribusi bantuan kepada warga.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap aksi kemanusiaan, baik pada tahap tanggap darurat maupun pemulihan pascabencana. Melalui sinergi yang terus dibangun bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan berbagai mitra, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah yang telah diamanahkan oleh para muzaki. Komitmen kolaborasi tersebut juga sejalan dengan berbagai program sosial yang selama ini dijalankan bersama Pemprov Jawa Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp472 Juta untuk 150 Mustahik di Banjarnegara
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp472 Juta untuk 150 Mustahik di Banjarnegara
Banjarnegara — BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi umat dengan menyalurkan bantuan modal usaha senilai Rp472 juta kepada 150 mustahik di Banjarnegara, Kamis (12/2/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada 95 mustahik di Banjarnegara dan 55 mustahik dari Wonosobo. Program ini bertujuan untuk memperkuat usaha mikro sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program mustahik produktif yang difokuskan pada pemberdayaan ekonomi agar para penerima manfaat memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan. Para mustahik berasal dari berbagai sektor usaha kecil, seperti warung kelontong, kuliner rumahan, pertanian skala kecil, hingga jasa.
Selain bantuan modal, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah juga memberikan pendampingan usaha secara intensif serta melakukan evaluasi berkala guna memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Penguatan ekonomi umat melalui program produktif akan terus menjadi prioritas. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan penghimpunan serta pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
BERITA23/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan 530 Paket Sembako bagi Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Pati
Pati – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan menyalurkan 530 paket sembako bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Pati. Bantuan diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati sebagai bentuk sinergi dalam mendukung penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Jawa Tengah untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Paket sembako diharapkan dapat membantu meringankan beban para penyintas selama proses tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Melalui kolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pati, distribusi bantuan dilakukan agar dapat menjangkau masyarakat yang terdampak secara tepat sasaran. Sinergi antar lembaga menjadi salah satu kunci dalam mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga yang membutuhkan.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah akan terus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana di berbagai wilayah Jawa Tengah. Diharapkan bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi penyemangat bagi para penyintas untuk segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Modal Usaha Produktif kepada 85 Mustahik di Pemalang
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Salurkan Modal Usaha Produktif kepada 85 Mustahik di Pemalang
Pemalang — BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui kegiatan Pembekalan dan Pentasharufan Modal Usaha Mustahik Produktif Tahap II Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Regina Pemalang, Selasa (3/2/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pekalongan, Nurkholes, S.H., M.Si., Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Pemalang.
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan modal usaha kepada 85 mustahik asal Kabupaten Pemalang. Masing-masing mustahik menerima bantuan modal usaha sebesar Rp3.000.000, dengan total nilai pentasharufan mencapai Rp255.000.000.
Selain bantuan modal, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah juga memberikan dukungan operasional berupa transportasi bagi mustahik sebesar Rp100.000 per orang, serta transportasi pendamping sebesar Rp250.000 per orang. Pendampingan dilakukan oleh 17 pendamping mustahik yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Pemalang, sebagai upaya memastikan keberlanjutan dan optimalisasi usaha para penerima manfaat.
Para mustahik yang menerima bantuan tergabung dalam berbagai kluster usaha produktif, meliputi:
Toko kelontong
Kuliner/Boga
Bengkel/Mekanik
Peternakan/Pertanian
Penjahit/Konveksi
Laundry
Melalui pembekalan yang diberikan, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang baik, disiplin keuangan, serta komitmen untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan agar mustahik dapat bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.
Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, BAZNAS Kabupaten Pemalang, dan pemerintah daerah, dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi umat yang terencana dan tepat sasaran.
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat yang berkeadilan dan berkelanjutan.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Baznas Jateng Salurkan Bantuan Jambanisasi Rp1,912 Miliar untuk RTLH
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan bertajuk Sosialisasi ZIS, Pembekalan, dan Pentasharufan pada 30 Desember 2025 di Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah dan tepat sasaran. Melalui program ini, BAZNAS Jateng menyalurkan dana sebesar Rp1,912 miliar yang difokuskan pada program jambanisasi dan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai upaya peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah KH. Ahmad Darodji, jajaran pimpinan dan amil BAZNAS Jawa Tengah, serta perwakilan penerima manfaat. Turut hadir Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wahid yang memberikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Jawa Tengah. Dalam sambutannya, KH. Ahmad Darodji menegaskan pentingnya pemanfaatan dana ZIS untuk kebutuhan dasar masyarakat. “Rumah yang layak dan sanitasi yang sehat akan membuat keluarga bisa beristirahat dengan nyaman, bangun lebih segar, dan siap bekerja dan belajar,” ujarnya.
Abdul Wahid menyampaikan bahwa BAZNAS Jawa Tengah layak menjadi contoh nasional dalam pengelolaan zakat.BAZNAS Jateng sebagai salah satu role model pengelolaan zakat di Indonesia mampu menghadirkan manfaat nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Menurutnya, program-program yang menyentuh kebutuhan dasar seperti sanitasi dan hunian layak merupakan wujud nyata keberpihakan zakat kepada kelompok rentan dan masyarakat kurang mampu.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Jawa Tengah menyalurkan bantuan berupa 200 unit jamban sehat senilai Rp1,274 miliar, renovasi 21 unit rumah tidak layak huni senilai Rp400 juta, serta bantuan bagi 36 rumah terdampak bencana di Kabupaten Banjarnegara termasuk dukungan transportasi penerima manfaat. Program jambanisasi dan renovasi RTLH ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, layak, dan bermartabat, sekaligus menegaskan peran strategis dana ZIS sebagai instrumen pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.
kontributor by Iffat Attaylah Salam
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Matangkan Penyaluran Donasi Untuk Korban Bencana Sumatera
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah sedang mematangkan persiapan penyerahan bantuan donasi bagi korban bencana di wilayah Sumatera. Total bantuan yang akan disalurkan mencapai Rp2.184.471.895 yang dihimpun dari partisipasi BAZNAS tingkat provinsi serta kabupaten/kota di Jawa Tengah. Persiapan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi guna memastikan proses penyaluran berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah bersama lima BAZNAS kabupaten/kota, yakni BAZNAS Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Surakarta, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Sukoharjo. Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda penting, antara lain mekanisme penyaluran bantuan, pembagian peran masing-masing BAZNAS, penentuan wilayah sasaran, serta penyesuaian bentuk bantuan dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Sumatera.
Melalui perencanaan yang matang dan koordinasi lintas daerah, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berharap penyerahan titipan donasi dapat berlangsung secara tertib, transparan, dan tepat sasaran. Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak hanya meringankan beban para korban bencana, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak di wilayah Sumatera.
kontributor by Akbar Maulana Yusuf
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Berfokus Ke Pemulihan Tempat Ibadah Dan Pendidikan Baznas Jawa Tengah Menyalurkan Donasi Sebesar 500 Juta Ke Sumatera Barat
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan amanah donasi sebesar Rp500 juta kepada Baznas Provinsi Sumatera Barat untuk mendukung pemulihan sarana pendidikan dan Pondok Harakatul Qur'an yang terdampak bencana.
Penyaluran ini merupakan wujud solidaritas kemanusiaan dari masyarakat Jawa Tengah terhadap korban bencana di Sumatera Barat, dengan fokus membangkitkan kembali kehidupan melalui perbaikan fasilitas pendidikan. Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Darodji, menekankan bahwa donasi ini diharapkan mempercepat pemulihan dan kemandirian masyarakat setempat.
Dana tersebut dialokasikan khusus untuk rehabilitasi sarana pendidikan dan pondok pesantren, termasuk Pondok Harakatul Qur'an, guna memastikan proses belajar mengajar berlanjut dan mendukung kehidupan normal warga. Harapannya, bantuan ini membangkitkan semangat dan ekonomi umat pascabencana.
kontributor by Akbar Maulana Yusuf
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Baznas Jateng Gelar Pelatihan Tata Boga untuk Ibu-Ibu DWP Kemenag Jateng
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menggelar pelatihan keterampilan tata boga bagi ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Jawa Tengah pada 29-30 Desember 2025 di Aula SMK Negeri Jawa Tengah, Jalan Brotojoyo, Semarang.
Sebanyak 125 peserta mengikuti kegiatan selama dua hari, mempelajari pembuatan kuliner layak jual seperti pizza, abon, almond krispi, bakpao, bolen, keripik, brownies, dan es cendol. Peserta dibekali pengetahuan dari pemilihan bahan, produksi, hingga strategi pemasaran.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengelola usaha kuliner rumahan yang produktif melalui pembekalan keterampilan memasak, pengemasan produk, hingga pengelolaan usaha sederhana.
Pada pembukaan, Ketua Baznas Jateng KH Ahmad Darodji didampingi Kakanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab dan Ketua DWP Kanwil Kemenag Jateng Ade Komaria menyerahkan tanda peserta serta topi koki kepada para ibu-ibu peserta. Kegiatan ini selaras dengan program prioritas Kementerian Agama dalam pemberdayaan masyarakat.
Dengan peran strategis perempuan dalam ketahanan ekonomi keluarga, pelatihan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya usaha-usaha mandiri yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.
kontributor by Akbar Maulana Yusuf
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Kota Surakarta Titipkan Donasi Rp531 Juta kepada BAZNAS Jateng untuk Korban Bencana Sumatra
BAZNAS Kota Surakarta menitipkan amanah donasi sebesar Rp531.576.300 kepada BAZNAS Provinsi Jawa Tengah untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra. Penitipan dana tersebut dilakukan sebagai bagian dari koordinasi dan sinergi antar lembaga dalam penanganan kebencanaan.
Penitipan amanah ini mencerminkan kepercayaan BAZNAS Kota Surakarta kepada BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dalam pengelolaan dan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dana yang dititipkan akan disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan serta mengedepankan prinsip tepat sasaran.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS terus memperkuat peran dalam menghadirkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Diharapkan, bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban para korban serta mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak.
Kontributor: Mohammad Rizal Saifudin
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
BAZNAS Jateng Salurkan Bantuan Rp510 Juta untuk Korban Bencana Cilacap dan Banjarnegara
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp510 juta bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Cilacap dan Banjarnegara. Bantuan tersebut merupakan hasil penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzaki untuk membantu saudara-saudara yang sedang mengalami musibah.
Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk nyata kehadiran BAZNAS dalam merespons kondisi darurat sekaligus upaya meringankan beban hidup warga pascabencana. Bantuan disalurkan sesuai kebutuhan lapangan guna mendukung pemulihan dan keberlangsungan aktivitas masyarakat terdampak.
Melalui langkah ini, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah meneguhkan komitmen sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan responsif terhadap persoalan kemanusiaan. Semangat kebersamaan dan kepedulian terus dihadirkan untuk menumbuhkan harapan serta memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Kontributor: Mohammad Rizal Saifudin
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Peringati Hari Ibu, BAZNAS Jateng Salurkan Sembako untuk 27 Perempuan Rentan
Dalam rangka memperingati Hari Ibu(22 Desember 2025), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 27 perempuan rentan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan keberpihakan BAZNAS terhadap perempuan yang berada dalam kondisi sosial dan ekonomi yang membutuhkan perhatian serta perlindungan khusus.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian zakat yang bersumber dari para muzaki dan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima. Melalui bantuan ini, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah berupaya hadir di tengah masyarakat sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan amanah zakat, tetapi juga memperkuat jaring pengaman sosial bagi kelompok rentan.
Momentum Hari Ibu dimaknai sebagai pengingat akan peran penting perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS berharap zakat yang disalurkan tidak hanya mampu meringankan beban kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menumbuhkan harapan, ketahanan, serta semangat bagi para perempuan penerima manfaat untuk bangkit, mandiri, dan menatap masa depan yang lebih baik serta berdaya.
BERITA22/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Masjid At Taqwa Telah Dibuka, BAZNAS Jateng Dukung Kenyamanan Ibadah Jamaah
Masjid At Taqwa resmi kembali digunakan oleh jamaah setelah diresmikan pada Senin, (22/12/2025). Kehadiran masjid dua lantai ini tidak hanya menambah kapasitas ruang ibadah, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan dan interaksi sosial bagi masyarakat di sekitar Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Dalam rangkaian peresmian tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah turut menyalurkan bantuan berupa karpet masjid guna menunjang kenyamanan dan kekhusyukan jamaah dalam melaksanakan ibadah. Dukungan sarana ibadah ini menjadi bagian dari upaya memastikan masjid dapat berfungsi secara optimal sejak awal pemanfaatannya.
Lebih dari sekadar bantuan fisik, kontribusi ini mencerminkan komitmen BAZNAS Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, edukasi, dan pemberdayaan umat. Dengan beroperasinya Masjid At Taqwa, diharapkan tumbuh dan berkembang berbagai kegiatan keagamaan yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu mempererat ikatan sosial dan spiritual masyarakat sekitar.
Kontributor: Mohammad Rizal Saifudin
BERITA22/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng
Bangun Kemandirian Ekonomi Mustahik, BAZNAS Jawa Tengah Bersama BNN Adakan Pelatihan Barista Z-Coffe
BAZNAS Provinsi Jawa Tengah kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah mengadakan pelatihan Barista Z-Coffe bagi para mustahik produktif binaan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) yang berjumlah 80 orang, 6 diantaranya merupakan peserta yang dikirim oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang, di Kabupaten Boyolali, pada Senin hingga Kamis (15/12/25-18/12/25).
Pelatihan Barista Z-Coffe merupakan usaha membangun kemandirian ekonomi serta menguatkan komitmen hidup 100% sadar, sehat, produktif, dan bahagia tanpa narkoba bagi para mustahik binaan. Penyalahgunaan narkotika, berdasarkan data tahun 2023 yang diteliti oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 3,3 Juta jiwa penduduk Indonesia yang terpapar perilaku narkotika.
“Kondisi sekarang jika bisa saya gambarkan penyalahgunaan narkotika seperti gunung es, dipermukaan hanya kelihatan sedikit, tetapi kalua data 2023 yang kita teliti Kerjasama Badan Narkotika Nasional (BNN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 3,3 juta jiwa penduduk Indonesia sudah terpapar perilaku narkotika,” Ungkap Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid, S.H, M.H dalam sambutannya..
Kepala BNNP Jawa Tengah juga menegaskan bahwa BNN hadir tidak sekedar memiliki peran sebagai penindakan tetapi juga edukasi dan pemberdayaan kepada masyarakat mencakup aspek edukatif, ekonomi, sosial dan pembentukan karakter sehingga mereka tidak hanya mendapat bantuan tetapi juga memiliki bekal keterampilan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi sebagai bagian dari strategi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Peran BNN tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada edukasi dan pemberdayaan alternatif mencakup aspek edukatif, ekonomi, sosial dan pembentukan karakter, di mana peserta tidak sekedar menerima bantuan konsumtif, melainkan dibekali “kail” berupa keterampilan untuk mendorong kemandirian ekonomi serta mendukung terwujudnya Kabupaten/Kota Bersinar (Bersih dari Narkoba),” Ujarnya.
Melalui pelatihan ini diharapkan, mantan penyalahgunaan maupun masyarakat di daerah yang rentan narkotika mempunyai keterampilan guna membangun jaringan ekonomi yang lebih baik.
Kontributor: Neha Latifatunnikmah
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Prov. Jateng

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Jawa Tengah.
Lihat Daftar Rekening →